Kapal KMP Parama Kalyana kandas sekitar 100 meter sebelum sempat sandar di dermaga 1 Pelabuhan Padang Bai, Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu (29/1).
Kapal dengan rute Lembar Nusa Tenggara Barat (NTB) menuju Padang Bai tersebut membawa 176 orang. Terdiri dari Anak Buah Kapal (ABK) dan penumpang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Gede Darmada menyampaikan, Basarnas Bali menerima informasi satu jam setelah kejadian. Kapal itu membawa 50 unit sepeda motor, 2 unit kendaraan roda empat, 10 unit truk ukuran sedang, 9 unit truk ukuran besar, dan 6 unit tronton.
"Kapal tersebut kandas saat melakukan olah gerak untuk proses sandar di Dermaga 1 Pelabuhan Padang Bay pada pukul 05.25 wita, namun posisinya aman dan menunggu air pasang," kata Darmada, Rabu (29/1).
Sekitar pukul 08.20 Wita, tim SAR gabungan melaksanakan evakuasi sorti pertama menggunakan RIB menuju dermaga. Proses evakuasi berlangsung kurang lebih 2 jam. Seluruh penumpang telah dievakuasi dalam keadaan selamat.
"Kapal akhirnya bisa sandar di dermaga," imbuh Darmada.
Proses evakuasi melibatkan personel dari Basarnas Bali Pos SAR Karangasem, Polair Polda Bali, Polsek Padang Bai, KPLP Padang Bai, ASDP Padang Bai, Bakamla RI, BPBD (Balawista) Kabupaten Karangasem, Crew Spead Boot Ekajaya, Crew Wahana dan masyarakat setempat.
"Sementara itu, upaya pemindahan penumpang dilakukan menggunakan satu unit RIB, satu unit speed boat dan sekoci wahana, dan perahu nelayan," ujar Darmada.