Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha mengaku tak percaya buku 'Nasihat untuk SBY' ditulis sendiri oleh Adnan Buyung Nasution. Terlebih, sebagian kalangan menyebut terbitnya buku itu merupakan langkah yang tidak etis."Terus terang saya belum sempat membacanya. Namun saya tidak percaya, bahwa seorang sekaliber Bang Buyung menulis buku, yang oleh beberapa kalangan dianggap tidak etis meskipun beliau sudah tidak lagi menjabat sebagai Wantimpres," ujar Julian ketika dihubungi wartawan, Senin (28/5).Menurut dia, Presiden sangat menghormati dan memperhatikan seluruh nasihat maupun pertimbangan yang diberikan oleh Wantimpres. Hal itu diakui memberikan pengaruh sangat besar terhadap kebijakan dan tugas-tugas pemerintahan yang dijalani SBY."Satu hal yang saya yakini bahwa Bapak Presiden sangat memperhatikan dan menghormati Wantimpres, termasuk mendengar nasihat dan pertimbangan yang diberikan kepada Presiden dalam menjalankan tugas pemerintahan," kata Julian.Meski demikian, Julian menolak memberikan komentar terkait isi buku tersebut. "Saya belum bisa berkomentar banyak karena belum membacanya. Biar saya pelajari dulu," tandasnya.
Julian tak percaya buku 'Nasihat untuk SBY' ditulis Buyung
Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha mengaku tak percaya buku 'Nasihat untuk SBY' ditulis sendiri oleh Bang Buyung.
Advertisement
Rekomendasi