Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi: Mobil nasional itu brand dan principalnya harus di Indonesia

Jokowi: Mobil nasional itu brand dan principalnya harus di Indonesia Jokowi berkunjung ke pabrik Proton. ©REUTERS/Olivia Harris

Merdeka.com - Presiden Jokowi baru saja tiba di Jakarta malam tadi usai berkunjung ke negara-negara Asean. Termasuk Malaysia yang saat di sana, Jokowi berencana kerja sama untuk mengembangkan mobil nasional dengan Proton.

Jokowi menjelaskan, tentang penandatangan nota kesepahaman terkait industri otomotif Malaysia Proton adalah terkait business to business. Menurut dia, penandatanganan nota kesepahaman itu juga masih dalam tahapan sangat awal.

"Kita saat itu diundang untuk datang ke Proton dan yang hadir di sana adalah chairmannya DR Mahathir Mohammad yang mengundang secara khusus dan hadir juga PM Malaysia Najib Razak, jadi saya pada posisi diundang datang," kata Jokowi di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta dikutip dari Antara, Selasa (10/2).

Menurut Jokowi, kalau bicara mobil nasional, dirinya akan bicara Esemka. Dia menjanjikan bahwa produk mobil nasional harus dibuat di Indonesia.

"Yang jelas kalau mobil nasional itu brand dan principalnya harus di Indonesia," katanya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menjelaskan hasil kunjungan kenegaraan ke Malaysia, Brunei Darussalam dan Filipina.

"Dengan Brunei Darussalam tidak banyak hal yang bisa kita sepakati karena kita tidak banyak masalah dengan Brunei. Brunei stabil dan baik, kondisi buruh migran baik dan kita mengundang banyak lagi investor ke Indonesia," katanya.

Sementara dengan Filipina disepakati percepatan pembahasan mengenai batas landas kontinen. "Kemudian telah ditandatangani kerja sama terkait pemberantasan narkotika dan bahan berbahaya, kerja sama bidang pendidikan dan terkait pertahanan," kata Jokowi.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP