Jika 6 jenazah tak bisa dikenali, Tim DVI sebut bukan korban AirAsia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 104 jenazah, baik berupa body maupun body parts.

Moch. Andriansyah
Oleh Moch. Andriansyah - Reporter
Jika 6 jenazah tak bisa dikenali, Tim DVI sebut bukan korban AirAsia
Evakuasi jenazah korban AirAsia. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Ketua Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Budiyono berjanji akan segera menyelesaikan identifikasi terhadap enam peti jenazah korban AirAsia QZ 8501, yang belum berhasil dikenali hingga saat ini."Paling tidak dalam minggu-minggu ini, kita sudah mendapat hasilnya. Kita akan terus berupaya untuk mendapat hasil yang tidak terbantahkan," kata perwira yang juga menjabat Kabid Dokkes Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jawa Timur itu usai mengikuti pertemuan tertutup antara Basarnas dengan keluarga korban di Gedung Mahameru, Selasa (3/3).Kalau hasilnya masih tetap tidak metching dengan data ante mortem terbaru yang kita dapat, lanjutnya, maka enam body (badan utuh), maupun body parts (potongan tubuh) ini dinyatakan bukan korban pesawat. "Tapi jika hasilnya cocok, itu kita nyatakan sebagai korban pesawat yang jatuh pada akhir Desember lalu (2014)" tegasnya.Seperti diketahui, selama dua bulan melakukan pencarian korban AirAsia yang mengalami peristiwa nahas pada 28 Desember 2014 lalu, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 104 jenazah, baik berupa body maupun body parts.Dari 104 peti jenazah yang dikirim ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk menjalani post mortem itu, 98 peti jenazah berhasil diidentifikasi. Enam sisanya, hingga hari ini belum berhasil dikenali dan masih tersimpan di cold storage (ruang pendingin).Dari total yang teridentifikasi itu, rinciannya 91 dikenali masing-masing satu peti jenazah, satu non human atau diketahui sebagai potongan tubuh kera, tiga body parts teridentifikasi satu orang dan dua potongan tubuh juga teridentifikasi satu orang, sehingga total korban yang teridentifikasi ada 93 orang plus satu non human."Sudah ada 94 yang teridentifikasi, enam sisanya masih kita upayakan dalam minggu-minggu ini," ucap Budiyono.Dengan begitu, dari 162 penumpang, termasuk tujuh awak pesawat yang belum berhasil ditemukan ada 63 orang. Sementara saat ini, Basarnas telah resmi menutup operasi pokok pencarian korban dan hanya memberi waktu tambahan selama tujuh hari, yang akan dimulai lagi pada Senin (9/3) mendatang.

Rekomendasi