'Jangan karena dibiayai asing jadi terdesak naikkan harga rokok'
Merdeka.com - Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah berpikir matang sebelum akhirnya memutuskan menaikkan harga rokok. Sebab, menaikkan harga rokok juga memberikan dampak negatif bagi warga miskin.
"Kenaikan ini harus dibicarakan lebih dulu. Secara cermat secara hati-hati. Apakah kenaikan itu mempunyai dampak dan pengaruh besar terhadap industri itu sendiri dan petani tembakau sehingga secara keseluruhan tidak terganggu," kata Misbakhun dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/8).
Dia tak melarang bahaya rokok. Namun menurut Politisi partai Golkar tersebut, untuk membangun generasi yang sehat tidak hanya dari larangan merokok.
"Tapi untuk membangun bangsa generasi yang sehat itu bukan kampanye bagaimana sosialisasi logis. Makanan bergizi kepada ibu hamil, kemudian kepada anak-anak usia balita, memberikan nutrisi yang baik itu juga sangat penting," tegasnya.
Dia yakin kampanye rokok dibiayai negara asing yang pada akhirnya menjadi tipuan yang menarik bagi masyarakat.
"Jadi lakukan secara keseluruhan, jangan karena kampanye rokok itu dibiayai asing itu jadi gimmick menarik. Seakan-akan itu jadi sebuah upaya mendesak lakukan saat ini," tandasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya