Istana: Tak Ada Konvoi Jokowi dengan Pebalap MotoGP

Terkait pertemuan Jokowi dan para pebalap, Heru belum bisa memastikan waktunya. "Nanti akan kami rilis," ucap Heru.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Istana: Tak Ada Konvoi Jokowi dengan Pebalap MotoGP
Jokowi Jajal Sirkuit Mandalika Gunakan Motor Bergaya Bobber. ©2021 Sekretariat Presiden/Agus Suparto

Ajang MotoGP Mandalika di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, tinggal menghitung hari. 20 pebalap dari pelbagai kelas bakal melintas di sirkuit di pesisir selatan Pulau Lombok, itu pada 18-20 Maret 2022.

Sebelum beraksi, nama-nama pebalap besar seperti Marc Marquez, Joan Mir, Francesco Bagnaia, Andrea Dovizioso, akan membawa gempita MotoGP ke ibu kota dalam arak-arakan yang akan dimulai dan diakhiri di Istana Merdeka. Mereka dikabarkan akan disambut Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana sebelum bergabung dan berkendara dalam arak-arakan bersama para pebalap kelas dunia tersebut.

Namun Istana menepis kabar Jokowi berkonvoi bersama para pebalap. "Tidak ada konvoi yang dihadiri Presiden. Kalau pebalap (MotoGP) konvoi menuju ttitik lain silakan," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono kepada wartawan, Selasa (15/3).

Terkait pertemuan Jokowi dan para pebalap, Heru belum bisa memastikan waktunya. "Nanti akan kami rilis," ucap Heru.

Jumlah Penonton MotoGP Mandalika Maksimal 60 Ribu Orang

Mendagri Tito Karnavian menerbitkan sejumlah aturan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM level 3,2 dan 1 saat pelaksanaan MotoGP Mandalika.

"Rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden pada tanggal 20 Maret 2022," kata Ditjen Bina Adwil Kementerian Dalam Negeri, Safrizal dalam keterangan tertulis, Selasa (15/3).

Aturan itu tertuang dalam Inmendagri Nomor 17 Tahun 2022 PPKM level 3, 2 dan 1. Serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

"Jumlah penonton yang diizinkan masuk adalah paling banyak 60.000 orang dengan kelas festival maksimal 10% dari jumlah penonton," ujar Safrizal.

Persyaratan Pebalap

Dia menjelaskan bahwa aturan lainnya yakni seluruh pebalap, kru, official, hingga penonton sudah disuntik vaksin dua kali. Tetapi tidak diwajibkan menunjukan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

"Begitu juga halnya bagi penonton yang berasal dari luar Pulau Lombok tidak diwajibkan menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen pada saat kedatangan/tiba di Lombok selama yang bersangkutan telah mendapatkan vaksin 2 (dua) kali," ujar dia.

Dia berharap ajang MotoGP tersebut dapat menciptakan efek domino bagi masyarakat setempat seperti perekonomian. Pemerintah akan memfasilitasi UMKM untuk menjajakan dagangannya saat ajang MotogGP berlangsung agar pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19 berangsur pulih.

"Selain itu diharapkan dalam penyelenggaraan MotoGP dapat menciptakan multiplier effect bagi ekonomi lokal dan regional melalui upaya memaksimalkan pelibatan UMKM sehingga mampu meningkatkan dan mempercepat agenda pemulihan ekonomi nasional," pungkasnya.

Reporter: Lizsa Egeham/Liputan6.com

Rekomendasi