J, sopir bus Transjakarta menyambangi Polda Metro Jaya untuk diperiksa terkait video yang melibatkan dirinya dengan anggota polisi Brigadir M yang sempat menggegerkan media sosial. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul, mengatakan J ditanyai 11 pertanyaan oleh petugas."Sopir bus ini sudah bekerja selama 1 tahun di Transjakarta, sebelumnya dia sudah cukup lama kerja sebagai sopir taksi," ujar Martinus, Jumat (26/3).Saat diperiksa, J mengaku tidak pernah terkait kecelakaan atau kasus lainnya selama bekerja di Transjakarta. Hanya baru kali ini dia tersandung kasus."Saya tidak pernah mengalami kecelakaan lalu lintas, akan tetapi kalau diduga pernah kecelakaan lalu lintas ya pernah. Pada tanggal 25 Maret 2015. Sekitar pukul 15.45 WIB di Jalan Jenderal Gatot Subroto arah timur sebelum pintu keluar tol Semanggi," ujarnya.Dia menjelaskan bahwa pada saat di jalan Semanggi arah Cawang sebuah sepeda motor yang masuk jalur Transjakarta hendak mendahuluinya dari sebelah kanan. Setelah keluar jalur Semanggi, pengendara motor tersebut tiba-tiba menghalangi bus Transjakarta dan langsung marah-marah.Sebelum itu, pengendara motor itu menghubungi polisi lalu lintas di pos Semanggi."Saya tidak tahu kenapa, tiba tiba dia menghalangi saya dengan polisi lalu lintas yang tidak tahu namanya, namun di lengannya ada tulisan Gatur dan pengendara motor memarahi saya 'mau bunuh saya kamu?," ungkapnya.Dia menuturkan Brigadir M pun menggedor-gedor bus Transjakarta, kemudian masuk meminta surat-surat kendaraan seperti SIM, STNK dan surat lainnya dengan nada tinggi. Brigadir M dan pun sempat adu mulut dengan para penumpang."Setelah itu polisi turun dari kendaraan saya, kemudian terlihat obrolan dengan pengendara sepeda motor. Kemudian pengendara motor jalan, dan saya pun disuruh melanjutkan jalan," jelasnya.Namun ketika ditanya identitas pengendara sepeda motor itu, J tidak tahu. Dia hanya tahu sepeda motor yang digunakan bermerk Honda Supra Fit X.
Ini penjelasan sopir Transjakarta yang dibentak Brigadir M
J ditanyai 11 pertanyaan oleh saat diperiksa Polda Metro Jaya.
Halaman Berikutnya
Tito Karnavian Sepakati Langkah Percepatan Pemulihan Pascabencana di Bener Meriah
Rekomendasi