Ingin beli beras, Paijo justru jatuh dari pohon kelapa setinggi 15 m

Untuk memanen buah kelapa, Paijo mendapat bayaran Rp 5 000 per pohon

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ingin beli beras, Paijo justru jatuh dari pohon kelapa setinggi 15 m
pohon kelapa. wikipedia

Purnomo alias Paijo (37), asal Lumajang, Jawa Timur, masih diberikan umur yang panjang. Pasalnya dirinya terjatuh dari pohon kelapa setinggi 15 meter, bahkan tidak ada satu bagian tulang yang patah. Paijo hanya mengalami luka memar.Ditemui di rumahnya, Selasa (28/6) sore, para warga mengatakan bahwa Paijo telah terjatuh dari pohon kelapa. Di mana saat itu kondisi cuaca saat hujan lebat.Paijo yang berprofesi sebagai pemanjat kelapa di Mendoyo, kabupaten Jembrana Bali ini mendapat upah untuk memanen buah kelapa dengan bayaran Rp 5000 per pohon. Namun naas, belum sampai ke pucuk pohon, Paijo jatuh dari ketinggian sekitar 15 meter. Paijo terjun bebas menghantam tanah dengan posisi terletang.Setelah sempat pingsan beberapa detik usai kejadian tersebut, akhirnya Paijo sadar dan langsung berdiri tegak tanpa merasakan sakit. Tapi baru beberapa menit, Paijo merasakan sakit pada bagian pinggang, pundak kanan serta kedua kakinya.Sebelum kejadian, Paijo sudah dilarang terlebih dahulu oleh rekannya yang sama-sama sebagai pemanjat pohon kelapa."Paijo panjat kelapa di Dusun Pangkung Lubang, Desa Pergung. Sebenarnya saya sudah larang dia panjat kelapa di saat hujan deras, tapi dia ngengkel katanya upahnya untuk beli beras," ujar Andi, rekan korban, Selasa (28/6).Temannya bermaksud membawanya ke rumah sakit, guna memastikan keadaannya baik. Namun niat baik temannya ditolak, pasalnya Paijo takut disuntik."Sebenarnya saya mau ajak dia ke dokter karena takut kenapa-kenapa. Tapi dia tidak mau alasannya takut di suntik," tutup Andi.

Rekomendasi