Vaksinasi Covid-19 mulai dilakukan terhadap pejabat tinggi di wilayah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Dari sejumlah pejabat yang mendapat giliran, hanya empat pejabat saja disuntik vaksin Sinovac.
Keempat pejabat publik yang divaksin adalah Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan, Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy, Kepala Badan Narkotika Nasional Musi Rawas Hendra Amoer, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Musi Rawas Hermadi.
Sedangkan pejabat yang ditunda dan tidak divaksin terdapat belasan orang. Diantaranya, Ketua DPRD Azandri, Wakil Ketua I DPRD Firdaus Cik Ola, Asisten I Setda Musi Rawas Heriyanto, Asisten II Setda Musi Rawas Aidil Rusman, dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Musi Rawas Ristanto Wahyudi.
Kemudian ada Kasat Pol PP Damkar Musi Rawas Marsono, Sekretaris Dinkes M Nizar, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama Misbahul Arifin, dan perwakilan Majelis Ulama Indonesia Musi Rawas Gufron.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Musi Rawas Edwar Zuliyar mengungkapkan, belasan pejabat tersebut batal divaksin karena memiliki riwayat hipertensi, diabetes, dan penyakit bawaan lainnya. Mereka tidak lolos pada tahap pemeriksaan kesehatan dengan menjawab 16 pertanyaan.
"Hanya ada empat pejabat yang divaksin, sisanya belum bisa karena ada riwayat penyakit setelah dilakukan skrining," ungkap Edwar, Selasa (2/2).
Dikatakan, bagi penderita hipertensi tidak permanen masih dapat divaksin ketika sudah stabil. Pihaknya akan menjadwalkan ulang vaksinasi bagi para petinggi di kabupaten itu.
"Nanti kita lihat kondisi mereka membaik kembali barulah divaksin," ujarnya.
Dia menambahkan, hari ini juga mulai dilakukan vaksinasi terhadap 2.300 tenaga kesehatan di Musi Rawas. Mereka disuntik di 21 puskesmas yang ditunjuk menjadi tempat layanan vaksinasi.
"Kami jadwalkan vaksinasi bagi tenaga kesehatan mulai hari ini sampai Jumat nanti. Pada 14 Februari nanti dijadwalkan vaksinasi dosis kedua," kata dia.
Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy mengaku tidak mengalami efek samping setelah disuntik vaksin. Hal itu membuktikan vaksin Sinovac yang dipakai aman dan baik digunakan.
"Biasa saja, tidak ada pengaruh. Saya ajak masyarakat mau divaksin, jangan takut, jangan ragu. Yang penting jawab jujur saat skrining," ujarnya.
"495 Personel polri di Musi Rawas menyatakan siap divaksin pada saatnya nanti. Tinggal menunggu jadwalnya saja," pungkasnya.