Hari Pertama Lebaran, Jokowi Open House untuk Masyarakat di Istana Mulai 10 Pagi

"Masyarakat yang mau ikut open house itu kami kumpulkan di Monas, di sana sterilisasi. Baru secara bertahap kami angkut dengan kendaraan menuju Istana. Kami sewa 10-15 bus ukuran 3/4 untuk hilir mudik peserta," ucap Heru Budi.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Hari Pertama Lebaran, Jokowi Open House untuk Masyarakat di Istana Mulai 10 Pagi
Jokowi. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan menggelar open house pada hari pertema Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah di Istana Negara. Open house dibagi dalam dua sesi, yaitu pukul 09.00-10.00 WIB untuk pejabat negara dan pukul 10.00-12.00 WIB untuk masyarakat umum.

"Open house dibuka untuk masyarakat jam 10.00-12.00 WIB. Setelah itu tentu pak Presiden ada acara berikutnya jadi mungkin paling lambat jam 12.00 atau 12.30 WIB acara sudah selesai," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono kepada wartawan, Selasa (4/6/2019).

Heru memprediksi dalam rentang waktu tersebut ada sekitar 3.000 masyarakat yang dapat memanfaatkan momentum ini untuk bersilaturahmi dan bersalaman dengan Presiden. Dia menjelaskan masyarakat yang ingin bersalaman dengan Jokowi dapat mendatangi titik kumpul di Monumen Nasional (Monas).

"Masyarakat yang mau ikut open house itu kami kumpulkan di Monas, di sana sterilisasi. Baru secara bertahap kami angkut dengan kendaraan menuju Istana. Kami sewa 10-15 bus ukuran 3/4 untuk hilir mudik peserta," ucapnya.

Sebelumnya, Jokowi memastikan akan merayakan Hari Raya Idul Fitri di Jakarta. Jokowi mengatakan, dirinya akan melawat ke kampung halaman apabila persoalan di Jakarta telah beres.

Selama lima tahun menjabat sebagai Presiden, Jokowi selalu merayakan Idul Fitri di daerah yang berbeda. Pada 2015, Jokowi memilih Provinsi Aceh sebagai daerah menunaikan salat Id.

Sementara itu, pada 2016, Jokowi beserta keluarga melaksanakan salat Id di Padang, Sumatera Barat. Pada 2017 serta 2018, mantan Gubernur DKI Jakarta berlebaran di Jakarta dan Bogor.

Heru memprediksi ada sekitar 3.000 masyarakat yang akan mengikuti open house dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Negara pada hari pertama Lebaran Idul Fitri 1440 H besok. Dia pun meminta agar masyarakat yang ikut open house di Istana tak membawa banyak barang.

Heru mengatakan hal tersebut untuk mempercepat proses keamanan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Sebab, sesi open house untuk masyarakat hanya digelar pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.

"(Masyarakat) diimbau tidak membawa barang-barang yang besar, tidak bawa ransel. Ya cukup bawa tas kecil lah, kalau laki mah enggak usah bawa apa-apa, untuk mempermudah dan mempercepat sterilisasi," kata Heru.

Menurut dia, pihak Istana telah menyiapkan minuman serta makanan ringan untuk masyarakat yang antre untuk bersalaman dengan Jokowi. Ada pula makanan berat yang disiapkan bagi warga yang telah bersalaman dengan Presiden. Sehingga, masyarakat tak perlu membawa banyak barang.

"Jadi kalau bisa (masyarakat) bawa badan aja deh. Jadi makin cepat sterilisasi makin banyak yang bisa diterima oleh Presiden," ujarnya.

Selain itu, masyarakat yang hendak bersilaturahmi dengan Jokowi juga harus mengenakan pakaian yang rapi dan bersih. Hal ini sesuai dengan protokoler kepresidenan.

"Tentu pakaiannya yang rapi bersih. Masyarakat pasti paham," ucap Heru.

Sebelumnya, Jokowi memastikan akan merayakan Hari Raya Idul Fitri di Jakarta. Jokowi mengatakan, dirinya akan melawat ke kampung halaman apabila persoalan di Jakarta telah beres.

Selama lima tahun menjabat sebagai Presiden, Jokowi selalu merayakan Idul Fitri di daerah yang berbeda. Pada 2015, Jokowi memilih Provinsi Aceh sebagai daerah menunaikan salat Id.

Sementara itu, pada 2016, Jokowi beserta keluarga melaksanakan salat Id di Padang, Sumatera Barat. Pada 2017 serta 2018, mantan Gubernur DKI Jakarta berlebaran di Jakarta dan Bogor.

Halaman
Rekomendasi