Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

GWO Sriwedari akan dibongkar, Wali Kota Solo gelar sayembara

GWO Sriwedari akan dibongkar, Wali Kota Solo gelar sayembara Taman Sriwedari Solo. ©istimewa

Merdeka.com - Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari yang menjadi salah satu ikon Kota Solo kondisinya memprihatinkan. Gedung yang dibangun sejak tahun 1992 tersebut hingga kini belum tersentuh perbaikan secara menyeluruh.

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berencana membangun ulang gedung yang terletak di kompleks Taman Sriwedari itu agar lebih representatif. Pemkot bahkan siap mengalokasikan anggaran untuk menggelar sayembara desain bangunan tersebut.

"Desainnya akan kita sayembarakan. Anggarannya kita alokasikan pada APBD Perubahan (APBD-P) tahun ini," ujar Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy), Selasa (12/7),

Rudy mengatakan pembangunan GWO mendesak dilakukan, karena bangunan fisiknya sudah tidak representatif. Desain GWO, lanjut dia, harus disesuaikan karakter Solo. Desain terbaik akan dipilih dan digunakan untuk membangun GWO.

"Pembangunan GWO akan kita realisasikan pada tahun depan," lanjutnya.

Lebih lanjut Rudy mengemukakan Pemkot memberi perhatian khusus bagi keberadaan GWO Sriwedari. Tidak hanya perhatian pada persoalan pegawai non-pegawai negeri sipil (PNS) GWO, melainkan juga kondisi bangunan GWO.

"GWO perlu dipercantik untuk menarik pengunjung yang datang. Ini merupakan salah satu ikon kota. Selain GWO, sesuai janji saat kampanye dulu kita akan membangun Masjid Raya Solo di kawasan Sriwedari. Masjid tersebut nantinya tidak dibangun di atas lahan sengketa di Sriwedari. Namun masjid akan dibangun di lahan hak pakai (HP) Pemkot, sehingga kelak tidak masalah dalam pembangunannya.

"Lokasinya belum ditentukan, yang penting desainnya jadi dulu. Baru nanti lokasinya mana tinggal kita bangun di tanah yang aman," pungkas Rudy.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP