Dua Kapal SAR Pencarian Pesawat Sriwijaya Air Berbenturan Akibat Cuaca Buruk
Merdeka.com - Cuaca buruk mewarnai pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air. Kapal Basarnas KM Wisnu terjadi berbenturan dengan Kapal Ditjen Hubla di perairan Kepulauan Seribu pada Selasa (19/1) dini hari.
"Iya pak memang tadi subuh atau dini hari. Benturan, benturan aja pak," kata Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman saat dihubungi, Selasa (19/1).
Rasman menyebut faktor cuaca menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Rasman menjelaskan, Kapal Basarnas KM Wisnu sedang lego jangkar di Perairan Kepulauan Seribu. Tiba-tiba, arus laut begitu kencang hingga tidak terkontrol.
"Ya karena cuaca kurang bagus, ya arusnya kencang juga. Hingga pada saat lempar jangkar dia tidak terkontrol terlalu berdekatan. Akhirnya ada benturan," ucap dia.
Akibat kecelakaan tersebut, Rasman menyebut, kapal Basarnas KM Wisnu mengalami kerusakan di bagian lambung kiri. "Ada kerusakan sedikit di kapalnya Basarnas," ucap dia.
Namun demikian, Rasman mengatakan, kecelakaan tidak berdampak pada operasi SAR. Kapal Basarnas KM Wisnu masih melakukan pencarian di tengah laut.
"Tidak ganggu operasi SAR. Sekarang kapalnya masih beroperasi," ucap dia.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya