Usai usulan pembelian mobil dinas baru untuk anggota DPRD Jabar mewarnai pemberitaan di media massa, para anggota dewan ini justru lempar bola ke Pemprov Jabar. Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari menyerahkan rencana pembelian mobil, kepada biro Pengelolaan Barang Daerah (PBD) Pemprov Jabar.Sejauh ini mobil dinas yang disebut Ineu adalah pinjam pakai dan belum bisa diputuskan, karena pengajuan mobil dinas baru masuk ke pimpinan DPRD."Tanya ke biro Pengelolaan Barang Daerah (PDB) ya. Belum ada sama sekali disampaikan ya. Mekanismenya harus ada usulan pinjam pakai, dari anggota, Pimpinan dan Ke Pemprov Jabar," kata Ineu di Bandung, Kamis (14/4).Dia mengatakan, usulan itu juga datang dari anggota masing-masing yang akan sampai ke pimpinan. Hanya saja usulan belum disampaikan."Pinjam pakai memang usulan anggota, nanti DPRD menyampaikan. Sampai saat ini belum disampaikan," tandasnya.Dia menambahkan, selama ini mobil yang dipakai para anggota yakni Toyota Rush dan Toyota Innova juga berstatus pinjam pakai."Selama ini pinjam pakai memang ada. Kita belum resmi mengajukan ke Pemprov Jabar," ucapnya.Usulan mobil baru itu memang hadir dari mulut Ketua Komisi I DPRD Jabar, Syahrir. Usulan 95 mobil baru Toyota Fortuner bagi setiap anggota dewan itu lantaran mobil yang lama sudah tidak layak pakai. Pengadaan mobil baru itu akan dialokasikan Rp 50 miliar dari APBD 2016.
DPRD 'lempar bola' ke Pemprov Jabar terkait mobil Fortuner baru
Ketua DPRD Jabar Ineu menyerahkan rencana pembelian mobil, kepada biro Pengelolaan Barang Daerah Pemprov Jabar.
Rekomendasi