DKP Jateng Dapati Pengelola Waduk Kedung Ombo Modif Perahu Bantuan jadi Wisata

"Dari segi daya tampung saja sudah tidak cocok, sebab beban perahu hanya 15 ton tapi justru mengangkut 20 orang. Jelas over kapasitas dan fungsinya disalahgunakan," jelasnya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
DKP Jateng Dapati Pengelola Waduk Kedung Ombo Modif Perahu Bantuan jadi Wisata
Evakuasi korban tenggelam di Waduk Kedung Ombo. ©Basarnas Semarang

Perahu yang mengangkut wisatawan mengalami laka air terbalik di Waduk Kedung Ombo, Boyolali hasil bantuan dari Pemprov Jawa Tengah tahun 2013. Bantuan perahu itu diperuntukan bagi nelayan sekitar Waduk Kedung Ombo untuk meningkatkan aktivitas perekonomian di sektor budidaya ikan karamba.

"Jadi perahu itu peruntukkannya bukan untuk mengangkut para wisatawan, tapi hanya mengangkut pakan dan hasil ikan nelayan karamba. Kejadian Waduk Kedung Ombo sudah menyalahi aturan," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah, Fendiawan Tiskiantoro saat dikonfirmasi, Sabtu (22/5).

Dia sangat menyayangkan ulah pengelola Waduk Kedung Ombo Boyolali karena perahu bantuan itu dimodifikasi menjadi perahu wisata untuk mengangkut para wisatawan.

"Dari segi daya tampung saja sudah tidak cocok, sebab beban perahu hanya 15 ton tapi justru mengangkut 20 orang. Jelas over kapasitas dan fungsinya disalahgunakan," jelasnya.

Sedangkan, perahu bantuan tersebut terbuat dari bahan fiber yang rentan bocor bila muatannya berlebihan. Maka dari itu pengelola obyek wisata Waduk Kedung Ombo berhati-hati dalam mengoperasikan perahu milik para nelayan.

"Informasinya kalau perahunya kemasukan air, sehingga itu yang membuat penumpang langsung terbalik. Sebab perahu itu fungsinya buat angkut-angkut pupuk, pakan ikan dan ikan segar," ujarnya.

Atas kejadian itu, nelayan karamba tidak lagi mendapatkan bantuan perahu pada tahun 2021. Namun, lebih banyak memberikan bantuan alat tangkap ikan bagi nelayan di Jawa Tengah.

"Jadi nelayan di perairan utara Jateng dan pantai selatan Jateng hanya mendapat bantuan alat tangkap ikan. Alat tangkap ikan itu berupa jaring, peralatan pendukung lainnya. Jumlahnya mencapai ratusan ribu buah," ungkap dia.

Rekomendasi