Warga perumahan Serpong Garden, Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, dihebohkan dengan ditemukannya jasad asisten rumah tangga (ART) yang tewas tergantung di tangga rumah majikan. Jasad wanita atas nama Afiyatun itu diperkirakan sudah tewas dalam beberapa hari sebelum ditemukan.
Kapolsek Cisauk AKP Fahad menerangkan, mayat wanita asal Cilacap itu ditemukan pada Sabtu (17/4) oleh pemilik rumah. Sebelumnya seluruh penghuni rumah pergi ke luar kota kecuali Afiyatun.
"Benar, karena bunuh diri di rumah majikannya. Saat itu rumah dalam keadaan kosong," kata Kapolsek Cisauk, AKP Fahad dikonfirmasi, Kamis (21/4).
Ditambahkan Kanit Reskrim Polsek Cisauk Iptu Margana, bahwa peristiwa penemuan jasad Afiyatun itu, adalah murni bunuh diri. Hal itu dibuktikan dengan hasil autopsi RSUD Tangerang dan tidak adanya barang-barang di dalam rumah yang hilang.
"Tidak ada tanda bekas kekerasan dan kondisi dalam rumah rapih, tidak ada yang hilang," terang dia.
Diterangkan Margana bahwa, Afiyatun merupakan ART warga perumahan Serpong Garden. Sebelum ditemukan meninggal dunia, Afiyatun sudah beberapa hari ditinggal oleh majikannya ke luar kota.
"Jadi tanggal 27 Maret korban ditinggal pemilik rumah ke luar kota. Tanggal 13 April korban ditelepon majikannya dan menanyakan kapan pemilik rumah kembali," jelas Margana.
Selanjutnya, pada keesokan hari atau 14 April pemilik rumah berusaha menghubungi ART. Namun tidak lagi bisa dihubungi.
"Tanggal 17 April pemilik rumah kembali dan mendapati semua pintu rumah terkunci, sehingga merusak pintu dan memecahkan kaca jendela rumah agar bisa masuk," jelasnya.
Ketika sudah berhasil masuk ke dalam rumah, sang pemilik terkaget, karena ART sudah dalam tergantung di besi tangga rumah. Atas penemuan tersebut, pemilik rumah kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cisauk.
"Kami langsung olah TKP, dan melakukan visum dari RSUD Tangerang. Dipastikan dari hasil visum tidak ada tanda-tanda kekerasan. Kami tegaskan bukan pembunuhan dan perampokan jadi sangat jelas bunuh diri," kata dia.
Dari kejadian itu, Polisi memastikan bahwa motif bunuh diri korban akibat pertengkaran rumah tangga.
"Dari keterangan suaminya karena ada perselisihan, suaminya ini jauh berada di Kalimantan dan sempat berselisih dengan suaminya," kata Margana.