I Wayang Punduh (32) warga desa Kubu Karangasem di Bali, tewas tertembak peluru milik salah seorang anggota TNI yang sedang melakukan berburu di Hutan Bukit Sari Karangasem.Ironisnya, korban yang terkena tembakan pada bagian dada kiri itu ditembak lantaran di kira rusa. Hal itu terungkap dari pemeriksaan terhadap Pratu FN yang bertugas di wilayah ekspedisi NKRI Koridor Nusa Tenggara."Saya bersama rekan-rekan sedang berburu saat itu. Malam itu gelap, ada sesuatu yang bergerak dan saya kira rusa," pengakuan Pratu FN dalam pemeriksaan oleh Denpom Kodam IX/Udayana.Sementara itu, pihak Denpom Kodam Udayana, Kolonel CPM Sucastiyono, membenarkan bahwa kasus salah tembak tersebut dilakukan oleh salah satu prajurit Kodam IX Udayana di wilayah Karangasem."Itu memang anggota kami, kita akan terus lanjutkan pemeriksaan. Yang bersangkutan sudah kami periksa dan akan kami sidangkan di persidangan militer," kata Kolonel TNI Sucastiyono, Rabu (11/3) di Denpasar Bali.Ketika peristiwa itu terjadi, korban yang saat itu bersama empat rekannya berburu rusa pada malam hari, Senin (9/3) di kawasan hutan lindung bukit sari. Hingga dini hari sekitar pukul 02.30 WITA, Selasa (10/3). Korban sudah berada dalam hutan mengaku sempat melihat ada pergerakan sekelompok pemburu lain yang bergerak.Saat korban bersama rekanya mencoba mendekati kelompok tersebut. Tiba-tiba terdengar letusan dan seketika korban wayan Punduh rebah."Saya dengar letusan, dan teman saya Punduh langsung jatuh. Dia tidak teriak, jatuh di sebelah saya," ungkap Gede Wirawan (rekan korban) di hadapan penyidik Polres Karangasem.Untuk saat ini, pihak Polres Karangasem di Bali masih melakukan uji proyektil yang berhasil ditemukan di lokasi. Sementara itu, korban masih menjalankan hasil autopsi di RSUP Sanglah Denpasar Bali.
Dikira Rusa, Wayan Punduh tewas tertembak anggota TNI
Pelaku pun sudah diperiksa dan akan disidangkan di persidangan militer.
Rekomendasi