Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dikira Geng Motor, Remaja di Solo Tewas Dilempar Batu usai Pesta Ulang Tahun

Dikira Geng Motor, Remaja di Solo Tewas Dilempar Batu usai Pesta Ulang Tahun Ilustrasi penemuan mayat. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - HAS (18) menjadi korban penganiayaan hingga meninggal dunia di Jalan Gatot Subroto Kratonan, Serengan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (26/5). Polresta Surakarta hingga kini masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi.

Kapolsek Serengan Kompol Giyono menuturkan, korban merupakan warga Bendo RT 16 RW 7, Pandaan, Wonosari, Klaten.

"Kami memeriksa dua saksi pertama teman korban dan seorang pedagang yang melihat di sekitar kejadian, dan memeriksa alat CCTV di dekat lokasi kejadian," kata Giyono kepada wartawan.

Menurut Giyono, kasus penganiayaan tersebut terjadi sekitar pukul 01.45 WIB. Polisi masih meminta keterangan saksi yang melihat langsung di lokasi kejadian, tepatnya di depan dealer Yamaha SBR Jalan Gatot Subroto Serengan Solo.

"Korban penganiayaan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Kustati Solo," lanjut Giyono.

Giyono mengatakan kronologi peristiwa penganiayaan berawal dari korban bersama rombongan selesai menghadiri acara ulang tahun seorang temannya.

Korban bersama teman-temannya kemudian pulang dari acara, dan saat perjalanan melintas di Jalan Gotot Subroto Kratonan dihadang oleh kelompok orang tidak dikenal.

Rombongan korban ini dianggap kelompok geng motor, hingga akhirnya terjadi cekcok antara korban dengan pelaku. Setelah itu, sekitar enam pelaku pergi ke arah selatan, dan disusul rombongan korban.

Namun pelaku setelah itu memutar arah, dan saat berpapasan dengan rombongan korban melempar batu dan mengenai dada korban hingga terjatuh dari sepeda motor. Korban kemudian dibawa ke RS Kustati dan akhirnya meninggal dunia.

"Kami setelah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian perkara, dan mendalami dengan meminta keterangan saksi-saksi. Kami berharap kasus ini segera terungkap," terang Giyono.

Menurut dia, korban saat mengendarai sepeda motor berada paling depan bersama rombongan teman-temannya, sedangkan rombongan pelaku ada enam orang melempar batu dua kali. Batu pertama mengenai temannya dan kedua mengenai dada.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP