Warga Kelurahan Jawa, Samarinda, Kalimantan Timur, Gusti (18) tenggelam di Sungai Mahakam, kawasan Jalan RE Martadinata. Korban diduga terjatuh ke sungai usai didorong orang tidak dikenal.
Peristiwa nahas itu terjadi Selasa (17/11) sekira pukul 02.00 WITA. Korban sedang nongkrong di turap beton Tepian Mahakam, di kawasan Jalan RE Martadinata. Tidak lama, datang dua orang tak dikenal juga duduk di turap beton.
"Teman korban (Yusril) datang, tanya ke korban siapa dua orang itu. Korban tidak mengenal, karena cuma pinjam korek," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta, Selasa (17/11) pagi.
Tidak disangka, Yusril yang baru tiba, didorong kedua orang tak dikenal itu ke arah sungai. Saat terjatuh ke sungai, dia mendengar berikutnya ada lagi yang terjatuh ke sungai. Diduga juga usai didorong orang tak dikenal yang sama.
"Rekan korban ini coba memanggil korban (Gusti), tapi tidak ada yang menyahut," ujar Melkianus.
Yusril berhasil menyelamatkan diri, setelah memegang cor turap, meski sempat terseret arus sungai hingga sejauh 50 meter. Begitu naik ke darat, dia bergegas memanggil temannya untuk melapor ke kepolisian.
"Kami mendapatkan ciri-ciri korban, antara lain tinggi sekitar 160 cm, menggunakan jaket, bercelana pendek," sebut Melkianus.
Sementara, Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Octavianto menambahkan, usia memverifikasi informasi kejadian, tim unit Siaga SAR Basarnas di Samarinda, bergegas memulai operasi SAR.
"Kami membawa peralatan SAR air. Jadi, selain Basarnas, unsur SAR lain yang terlibat antara lain Polri, relawan kebencanaan Samarinda, dan juga rekan-rekan korban," demikian Octavianto.