Desak pelaku ditangkap, keluarga korban pembunuhan tutup jalan di Timika

Polsek Mimika Baru dibantu personel Unit Patroli Sabhara Polres Mimika mendatangi TKP dan langsung bertemu keluarga korban dan meminta agar blokade dibuka, pukul 06.20 Wit.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Desak pelaku ditangkap, keluarga korban pembunuhan tutup jalan di Timika
Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Keluarga korban pembunuhan di Timika memblokade Jalan Ahmad Yani menggunakan batang pohon, Senin (4/6) sekira pukul 06.15 Wit. Tak hanya itu, mereka juga membakar ban bekas.

Mereka juga melakukan proses adat di tengah jalan hingga membuat kendaraan bermotor tak bisa melintas.

Adalah keluarga Yance Waupuru (35) yang meregang nyawa usai dibunuh oleh orang tak dikenal, Minggu (3/6) dini hari di jalan Serui Mekar, Timika. Selain Yance, rekannya Meki Mipayau (30) ASN dari Kabupaten Asmat juga turut jadi korban pengeroyokan dan meninggal di RSUD Mimika.

Polsek Mimika Baru dibantu personel Unit Patroli Sabhara Polres Mimika mendatangi TKP dan langsung bertemu keluarga korban dan meminta agar blokade dibuka, pukul 06.20 Wit.

Kanit Reskrim Polres Mimika, Ipda Andi Suhidin ketika dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut membenarkan dan mengatakan bahwa blokade telah dibuka sekitar pukul 09.55 Wit.

"Keluarga korban meminta agar pelaku pembunuhan segera ditangkap. Kami sudah bertemu keluarga dan komitmen untuk ungkap pelaku pembunuhan tersebut," kata Ipda Andi, seperti diberitakan Antara.

Sementara itu korban lain, Meki Mipayau (30) ASN dari Kabupaten Asmat belum dapat dievaluasi ke Asmat dan masih disemayamkan di ruang jenazah RSUD Mimika.

Rekomendasi