Cerita pegawai Burger King lihat ledakan bom bunuh diri Sarinah

Hayu masih gemetar saat menceritakan kejadian ledakan itu.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Cerita pegawai Burger King lihat ledakan bom bunuh diri Sarinah
Hardilah Hayu. ©2016 Merdeka.com

Salah satu karyawan Burger King, Hardilah Hayu yang tempat kerjanya berada di samping ledakan bom di Kafe Starbucks mengaku masih syok dengan kejadian Kamis (14/1) kemarin. Dalam pengakuannya, ledakan pertama terjadi sekitar pukul 10.00 WIB."Ketika itu saya sedang melayani costumer di Burger King tepat sebelah lokasi kejadian, ketika itu bunyi ledakan," ucapnya ketika ditemui merdeka.com di depan Kafe Starbucks, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat."Saya lihat yang bawa tas yang nembak-nembak itu, tinggi hitam pake tas merah," tambahnya.Hayu menjelaskan, setelah kejadian ledakan pertama dirinya langsung menjauh dan menyelamatkan diri menuju gedung Jaya tepat di depan Starbucks."Saya lari menyelamatkan diri, saya syok enggak ngelihat sekitar, pokoknya saya selamat," tuturnya.Kemudian menurut pengakuannya, temannya pun ikut menjadi korban. "Lima orang teman saya menjadi korban, dua orang terkena bom dan tiga orang terkena tembakan, mereka sekarang di RS Cipto," jelasnya.Dia juga menuturkan untuk hari ini seluruh pegawai Burger King diliburkan sampai kondisi aman. "Hari ini diliburkan dan mungkin sampai besok sampai kondisi selesai," tandasnya.

Rekomendasi