BNPB: Pencarian korban longsor Cililin dihentikan

Korban meninggal yang ditemukan berjumlah 14 orang, sedangkan tiga korban lainnya masih belum ditemukan.

Hery H Winarno
Oleh Hery H Winarno - Reporter
BNPB: Pencarian korban longsor Cililin dihentikan
Longsor Bandung. ©2013 Merdeka.com

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa masa tanggap darurat longsor di Kampung Nagrog, Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat berakhir hari ini. Tanggap darurat ditetapkan tujuh hari setelah longsor."Hingga hari ketujuh, korban meninggal yang ditemukan berjumlah 14 orang. Sedangkan tiga korban lainnya masih belum ditemukan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Minggu (31/3).Berdasarkan musyawarah bersama keluarga korban dan tokoh masyarakat yang dilakukan pada Sabtu malam (30/3), proses pencarian korban longsor yang masih tertimbun akan dihentikan."Penghentian pencarian korban longsor karena pertimbangan medis dan dampak yang akan ditimbulkan saat jenazah ditemukan," katanya.Sutopo menambahkan, instansi terkait memperkirakan korban sudah membusuk dan dapat menyebabkan penyakit bagi tim pencari dan relawan."Selain itu juga kendala di cuaca dan lapangan yang juga berbahaya timbulnya longsor susulan. Keluarga korban telah mengikhlaskan hal itu," katanya.Sementara itu, bagi warga yang rumahnya hancur akibat longsor di Kampung Nagrog tersebut, Pemda Bandung Barat akan merelokasi ke tempat yang lebih aman. "Tidak mungkin membangun kembali ke tempat semula. Lokasi untuk relokasi diserahkan kepada keluarga korban dan pemda akan membebaskan lahannya. Tentu daerah yang aman. Pemda provinsi akan membantu dalam proses pembangunan fisik bangunan," katanya.

Rekomendasi