Makmur (33) salah satu massa aksi dari Federasi Serikat Buruh Bekasi (FSBB) ikut memperingati Hari Buruh Internasional atau 'May Day'. Aksi tersebut ia lakukan di depan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Dalam aksinya kali ini, dirinya bersama dengan buruh dari FSBB menggunakan lima bus dari Bekasi, Jawa Barat. Dia mengaku mempunyai 10 tuntutan terhadap Presiden Joko Widodo. Namun, dirinya tak bisa menyebutkan secara keseluruhan.
"Ada 10 tuntutan, tapi saya enggak bisa nyebutin semuanya. Salah satunya sih kesejahteraan rakyat aja kaya upah. Dari kita sendiri kan kebanyakan buruh garmen ini belum memberlakukan selayak manusia gitu, kaya jam kerja, skorsing masih berlaku," kata Makmur kepada merdeka.com di depan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (1/5).
Lalu, dirinya yang menggunakan pakaian 'Setan' menjelaskan alasan dirinya menggunakan seragam setan dan temannya memegang cangkul dengan tulisan 'Setan Tanah Harus Tumbang'.
"Kaya agraria begini kan, kita menyangkut rakyat semua itu kan. Penanaman modal ini kan secara tidak langsung merusak alam, terus garapan-garapan yang lain juga banyak, pembangunan tol-tol menyingkirkan kawan-kawan yang lain, masyarakat yang lain juga," jelasnya.
Lalu, dirinya pun ingin siapa pun yang menjadi Presiden nanti pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, agar selalu bisa memperhatikan para kaum buruh.
"Kalau menurut saya siapa pun presidennya mah siapa aja silakan. Yang pentingkan sistemnya dan memperhatikan buruh," tandasnya.