Begini kondisi 20 orang korban turbulensi Hong Kong Airlines
Merdeka.com - Pesawat maskapai Hong Kong Airlines tipe A332 rute Denpasar-Hong Kong mengalami turbulensi di atas Kalimantan. Pendaratan darurat dilakukan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali pada pukul 04.29 Wita, Sabtu (7/5).
Selama 10 menit petugas di bandara berhasil dievakuasi. Sedikitnya ada 12 orang dilarikan ke BIMC di jalan Baypass Ngurah Rai, Kuta.
"Pesawat Hong Kong Airlines yang membawa 204 orang penumpang dan 12 orang kru mengalami turbulensi di udara. Sekitar pukul 04.40 Wita sudah seluruhnya keluar dari pesawat," terang General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Trikora Hardjo.

Diperjelas lagi, 12 orang mengalami luka berat seperti sesak nafas dan tak sadarkan diri. Seluruhnya dilarikan ke RS BIMC, Kuta. Sementara luka ringan berjumlah 8 orang, ditangani petugas medis bandara Ngurah Rai.
"Sedangkan penumpang yang tidak cidera sementara dihotelkan," imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pesawat Hong Kong Airlines dengan nomor penerbangan HX-6704 mengalami turbulensi saat mengudara di sekitar Kalimantan. Akibat kejadian tersebut, pesawat terpaksa berbalik arah dan kembali mendarat di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali.
General Manajer PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Trikora Harjo mengungkapkan, 17 terluka akibat kejadian tersebut. 12 Di antaranya langsung dilarikan ke Bali International Medical Center (BIMC) Kuta, sedangkan lima lainnya hanya menjalani perawatan di klinik bandara karena mengalami luka ringan.
"Sebanyak 12 orang sudah dibawa ke rumah sakit," kata Harjo, di kantornya, Sabtu (7/5), demikian dilansir Antara.
Pesawat Hong Kong Airlines yang melayani rute Denpasar menuju Hong Kong tersebut membawa 204 penumpang dan kru pesawat 12 orang. Pesawat tersebut lepas landas dari Bali sekitar pukul 01.50 Wita dan dijadwalkan mendarat di Hong Kong sekitar pukul 07.05 waktu setempat.
Namun setelah mengudara selama sekitar dua jam 30 menit, pesawat mengalami guncangan hebat akibat turbulensi. Pilot Tinios Peter kemudian memutuskan untuk kembali ke Bali atau 'return to base'.
Pesawat kemudian berhasil mendarat dengan mulus di Bandara Ngurah Rai sekitar pukul 04.28 Wita.
Penumpang yang terluka kemudian dievakuasi menggunakan sejumlah ambulans dari Angkasa Pura, BPBD, BNPB, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan ke klinik bandara dan rumah sakit terdekat. Penumpang yang tidak mengalami cedera untuk sementara waktu ditempatkan di ruang tunggu keberangkatan. (mdk/rnd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya