Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Banyumas Jawa Tengah mencatat hingga H-5 lebaran, jumlah kendaraan pemudik yang melintas di jalur Pekuncen Banyumas mencapai 1.500 per jam. Jumlah tersebut meningkat lima persen dibanding hari yang sama pada musim mudik lebaran tahun lalu.Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinhubkominfo Banyumas, Agus Sriyono mengemukakan pada H-7 hingga H-5 lebaran telah terjadi peningkatan kendaraan. "Peningkatan kendaraan akibat dibukanya gerbang tol Pejagan yang meningkat hingga lima persen dibanding tahun lalu," ujarnya, Senin (13/7).Lebih jauh, dia mengemukakan volume kendaraan yang melintas di jalur utama mudik di Banyumas, yakni wilayah Pekuncen telah mencapai 1.500 kendaraan per jam pada siang hari.
"Sedangkan pada malam hari volumenya mencapai 600 kendaraan per jam. Sedangkan untuk H-4 lebaran, sudah terjadi peningkatannya. Kemungkinan saat ini sekitar 2.500 kendaraan per jam," tuturnya.Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor (Polres) Banyumas Ajun Komisaris Besar Murbani Budi Pitono mengatakan sejak H-7 hingga H-4 lebaran telah terjadi dua kali kecelakaan di jalur mudik wilayah Banyumas. "Dua kecelakaan terjadi di jalur Cilongok-Pekuncen, namun tidak ada korban jiwa," tuturnya.Dia mengemukakan, jalur tersebut memang rawan kecelakaan apalagi volume kendaraan mengalami peningkatan. Saat ini, pihaknya mengantisipasi peningkatan volume kendaraan di jalur utama mudik Banyumas. "Di antaranya di wilayah rawan macet, seperti Pekuncen, Ajibarang, Rawalo, Buntu dan Sumpiuh," ujarnya.