Perayaan Natal yang tinggal beberapa hari lagi, mendapatkan perhatian khusus dari Polresta Surakarta. Jumat (21/12) sejumlah personel Brimob didampingi petugas Polsek menyisir 3 gereja besar di wilayah Kecamatan Jebres.
Ketiga gereja tersebut adalah, Gereja St Maria Regina Purbowardayan, GBIS Kepunton, dan GBI Keluarga Allah. Seperti diketahui, GBIS Kepunton pernah menjadi sasaran bom bunuh diri tahun 2011 lalu.
Kapolsek Jebres, Kompol Juliana mengatakan, ada 16 gereja prioritas yang akan disterilisasi. Untuk wilayahnya ada tiga gereja. Penyisiran dilakukan oleh 10 petugas Brimob dari Polresta Surakarta.
"Sterilisasi gereja ini merupakan rangkaian kegiatan Operasi Lilin Candi 2017 dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru. Dengan kegiatan ini kita berharap jemaat semakin nyaman dalam menunaikan ibadah Natal dan ibadah tahun baru nanti," ujar Juliana.
Pantauan di lokasi, sterilisasi dilakukan dengan metal detector dan mirror set hingga di seluruh bagian gereja. Yakni halaman luar, ruang utama dan lainnya.
"Kita mengimbau agar jemaat dapat bekerjasama dengan petugas satuan pengamanan saat ibadah Natal. Ini untuk antisipasi teror, kita harap saat Malam Natal sampai buka tahun awal tahun tidak ada gangguan apapun di Solo," tegasnya.
Sementara itu Kepala Keamanan GBIS Kepunton, Julianto menambahkan untuk perayaan Natal pihaknya menyiapkan pengamanan dari internal gereja. Petugas pengamanan berasal dari pemuda gereja berjumlah 24 orang.
"Ada pengamanan intern yang akan kita sebar di sejumlah titik sekitar gereja. Ada juga yang kita tempatkan di tengah-tengah jemaat saat ibadah. Mereka akan mengawasi jika ada gelagat mencurigakan, khususnya aksi teror," kata dia.