Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anggaran KPK 2024 Rp1,095 Triliun, Filri Minta Tambah Rp249 Miliar

Anggaran KPK 2024 Rp1,095 Triliun, Filri Minta Tambah Rp249 Miliar KPK. ©2022 Antara

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir menyebut bahwa pagu indikatif untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun anggaran 2024 sebesar Rp1.095.749.163.000. Namun, KPK meminta usulan tambahan anggaran sebesar Rp249.668.818.000.

"Berdasarkan data yang kami dapat, bahwa Pagu Indikatif Tahun 2024 KPK RI sebesar Rp1.095.749.163.000, dan usulan tambahan anggaran untuk tahun 2024 sebesar 249.668.818.000," kata Adies saat rapat kerja bersama KPK di Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/6).

Sementara dalam paparannya, Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan, penambahan anggaran itu diperlukan untuk meningkatkan sejumlah prioritas maupun unggulan KPK.

"Kami sungguh berharap untuk bisa menyukseskan seluruh program prioritas maupun unggulan dalam rangka mewujudkan program prioritas nasional. Kami masih butuhkan anggaran sebesar Rp249.668.818.000," ujar Firli.

KPK akan Ambil 4 dari 7 Program Prioritas Nasional

Firli menuturkan di tahun 2024, KPK akan mengambil 4 dari 7 program prioritas nasional. Yakni memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan, meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, revolusi mental dan pembangunan kebudayaan, serta memperkuat stabilitas polhukam dan transformasi.

Sedangkan, sejumlah program unggulan KPK di 2024 adalah politik cerdas berintegritas, pilkada bersih dan berintegritas, PAKU integritas, melanjutkan program desa antikorupsi, program kabupaten dan kota antikorupsi, penyuluhan antikorupsi paksi dan ahli pembangun integritas, anticorruption Film Festival dan program anti korupsi summit.

"Program politik cerdas dan berintegritas. 2024 yang akan datang, kita ingin ajak seluruh anggota legislatif, calon kepala daerah dari 546 daerah baik provinsi, kota, kabupaten, akan ikuti pendidikan antikorupsi. Karena kami ingin tak ada lagi anggota legislasi, kepala daerah terlibat korupsi," paparnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP