Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

4 korban kekerasan terkait pembangunan Bandara Kulonprogo lapor polisi

4 korban kekerasan terkait pembangunan Bandara Kulonprogo lapor polisi Empat korban kekerasan melapor ke Polda DIY. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang warga dan tiga relawan penolak pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA), melaporkan kekerasan yang dialaminya saat proses pembebasan lahan pada Senin (8/1) dan Selasa (9/1). Seorang Mereka adalah Suyadi, Heron, Rizky dan Zaki.

Didampingi kuasa hukum, para korban kekerasan saat pembebasan lahan NYIA datang ke Mapolda DIY sekitar pukul 10.30 WIB. Keempat orang melaporkan kekerasan yang dialami hingga menyebabkan luka di sejumlah bagian tubuh.

"Kita melaporkan kekerasan yang dilakukan oleh aparat saat proses pembebasan lahan selama dua hari berturut-turut. Kekerasan ini menyebabkan sejumlah warga dan relawan mengalami luka-luka," ujar Kuasa hukum keempatnya, Teguh Purnomo, Rabu (10/1).

Usai dilakukan pemberkasan di SPKT Polda DIY dilanjut dengan pendalaman laporan di Ditreskrimum Polda DIY, keempat korban dimintai keterangan di Dirreskrimum Polda DIY.

"Kita minta kasus kekerasan yang dilakukan oleh aparat ini bisa diusut tuntas. Baik pelakunya maupun aktor intelektualnya. Sebab dalam tupoksinya, aparat seharusnya melindungi kedua belah pihak (Angkasa Pura I maupun warga)," papar Teguh.

Selain meminta kasus ini diusut, lanjut Teguh, pihaknya juga meminta kepada Kapolda DIY maupun Kapolres Kulonprogo untuk menghentikan aksi kekerasan dalam proses pembebasan lahan NYIA. Warga, kata Teguh, jangan diintimidasi, ditakut-takuti dan menjadi sasaran kekerasan saat proses pembebasan lahan NYIA.

"Kita sertakan bukti-bukti berupa video dan foto. Ada tindakan represif yang dilakukan oleh aparat. Ada kekerasan, intimidasi dan provokasi yang dilakukan oleh aparat," tutup Teguh.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP