Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

4 Hari hilang terseret ombak, Lutfi ditemukan mengapung di Pantai Sedahan

4 Hari hilang terseret ombak, Lutfi ditemukan mengapung di Pantai Sedahan Penemuan jenazah korban terseret ombak. ©2018 dokumen Basarnas DIY

Merdeka.com - Seorang pelajar asal Semarang, Muhammad Luthfi Priyambhodo, dilaporkan hilang di Pantai Sedahan, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (13/10). Usai melakukan pencarian selama empat hari, akhirnya jenazah Luthfi berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Kepala Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto mengatakan, Luthfi dilaporkan hilang usai berusaha menolong tiga rekannya yang terseret ombak saat bermain di Pantai Sedahan. Usai dilaporkan hilang, kata Pipit, pihak Basarnas DIY bersama relawan dari berbagai instansi langsung melakukan pencarian terhadap korban.

Pipit menerangkan pihaknya melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran. Penyisiran ini dilakukan melalui laut dengan menggunakan perahu jukung dan jalur darat dengan menyisir tebing-tebing.

"Dipimpin Dantin Basarnas Yogyakarta, Sulis Haryanto, hari ini tim gabungan melakukan penyisiran sejak pukul 05.30 WIB. Pada Pukul 13.30, tim SRU 1 yang menyisir di perairan berhasil menemukan jenazah Lutfi yang mengapung sekitar 50 meter dari lokasi kejadian korban terseret ombak di Pantai Sedahan," ujar Pipit saat dihubungi, Selasa (16/10).

Pipit menuturkan jenazah Luthfi pun kemudian langsung dievakuasi. Usai berhasil dievakuasi, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Wonosari untuk proses identifikasi. Kemudian jenazah akan diserahkan ke pihak keluarga.

Pipit menceritakan kecelakaan yang menimpa Luthfi terjadi saat korban bersama beberapa rekannya asal Semarang berwisata ke Pantai Sedahan. Saat sedang bermain air, tiba-tiba datang gelombang besar yang menyeret tiga orang rekan korban.

"Peristiwa bermula saat Putut, Andiko dan Arif yang merupakan rekan korban sedang bermain air di Pantai Sedahan. Saat itu air sedang surut. Tapi tiba-tiba datang gelombang besar," papar Pipit.

Pipit menjabarkan saat melihat rekannya terseret ombak, korban berusaha menolong. Tetapi korban justru ikut terseret ombak dan hilang. Kemudian rekan korban yang tidak ikut terseret ombak langsung meminta pertolongan ke SAR dan warga.

"Korban berusaha menolong rekannya tapi justru hilang terseret ombak. Sedangkan tiga orang rekan korban yang terseret ombak berhasil diselamatkan," tutup Pipit.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP