Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Korban tabrakan speedboat di Nunukan ditemukan lagi, wajahnya sulit dikenali

2 Korban tabrakan speedboat di Nunukan ditemukan lagi, wajahnya sulit dikenali Penemuan korban tabrakan speedboat di Nunukan. ©basarnas

Merdeka.com - Tim SAR gabungan kembali menemukan 2 jasad korban tabrakan speedboat di perairan perbatasan Malaysia, di Nunukan, Kalimantan Utara. Kedua jasad itu kini dalam proses identifikasi, mengingat wajahnya sudah sulit dikenali.

"Jam 10.25 ini tadi, kembali menemukan 2 korban. Satu wanita dewasa, dan satu lagi balita," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kaltim-Kaltara Gusti Anwar Mulyadi, Selasa (3/7).

Penemuan kedua jasad itu, berada di perairan Karang Unarang, dengan jarak berdekatan. "Di antara bagang perairan Karang Unarang dan Sungai Pancang," ujar Gusti.

Kasi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Octavianto menjelaskan, korban pertama yang ditemukan adalah korban balita, yang belum diketahui jenis kelaminnya. "Kalau yang wanita dewasa, diduga Celin Kelen (masuk daftar 4 orang hilang yang dicari)," terang Octavianto.

"Kedua korban saat ini telah dievakuasi ke dermaga Sei Nyamuk, untuk kemudian dibawa ke rumah sakit (RSUD) Nunukan, untuk keperluan identifikasi dan visum," tambah Octavianto.

Namun demikian, siang ini diperoleh keterangan dari tim medis bahwa kedua wajah korban, tidak bisa dikenali. Sebab, jasad sudah tidak memiliki kulit kepala dan juga kulit wajah.

"Jadi untuk memastikan identitas kedua korban ini, perlu dilakukan identifikasi lebih lanjut," ungkap Octavianto.

Diketahui, insiden 2 speedboat bertabrakan dilaporkan terjadi di wilayah Sungai Nyamuk, Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (29/6) malam sekitar pukul 19.00 Wita. Speedboat dikabarkan sebagian besar membawa tenaga kerja indonesia (TKI), berlayar dari Tawau, Malaysia, menuju Sebatik di Nunukan.

Total ada 24 orang penumpang speedboat dengan rincian 14 selamat, 6 meninggal dunia, dan 4 hilang pasca insiden. Tim SAR Malaysia, ikut membantu pencarian korban hilang di perairan mereka.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP