10.000 Relawan Bakal Bantu Penanganan Pasien Corona di Wisma Atlet
Merdeka.com - Pemerintah menyiapkan 2.400 kamar di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk pasien yang terinfeksi virus Covid-19 atau Virus Corona. Nantinya, akan ada 10.000 relawan yang membantu tenaga medis melakukan penanganan terhadap pasien.
Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadillah mengatakan, perlu adanya penambahan perawat untuk merawat para pasien yang dinyatakan positif Corona.
"Kalau menurut saya ini juga menjadi persoalan ada 2.400 kamar, perawatnya kita bantu buat perbandingan kalau ini sama dengan isolasi satu banding satu diperlukan 2.400 kali 3. Karena 3 shift, biasanya kalau hitung kami 4, 3 shift itu pagi, sore, malam satu libur cadangan, jadi empat," katanya dalam diskusi Polemik Jaga Jarak Covid-19 Ujian Kebersamaan Kita, Jakarta, Sabtu (21/3).
Dengan begitu, PPNI akan menyediakan sejumlah relawan perawat atau tenaga medis untuk di tempatkan di Wisma Atlet. Nantinya, relawan itu harus memiliki kompetensi dan memahami Virus Corona.
"Kita sediakan tenaga itu seperti itu 10.000 relawan. Relawan ini bukan relawan biasa, tapi relawan yang punya kompetensi, kemudian memahami perilaku Covid ini, sehingga dia bisa melaksanakan dengan baik," jelasnya.
"Kemudian satu lagi, untuk perawatnya sebenarnya untuk kondisi bencana apapun ini lebih dahulu ya," tutup Harif.
Sebelumnya, Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman menyebut Wisma Atlet Kemayoran bisa menampung hingga 22.200 pasien yang terinfeksi Virus Corona (Covid-19). Pemerintah, kata dia, terus mempersiapkan agar Wisma Atlet dapat segera dijadikan tempat perawatan pasien corona.
"Kalau 10 tower (Wisma Atlet) itu bisa sekitar 22.200 orang. Senin (23/2) besok sudah bisa dipakai 2.400 kamar," katanya, Sabtu (21/3).
Selain Wisma Atlet, pemerintah juga menyiapkan Pulau Sebaru dan Pulau Galang sebagai tempat isolasi pasien Corona. Renovasi Pulau Galang di Kepulauan Riau terus dilakukan sehingga dapat segera digunakan sebagai Rumah Sakit Khusus Corona pada akhir Maret atau awal April 2020.
"Yang bisa dipakai juga Pulau Sebaru. 2 minggu lagi Pulau Galang," ucap Fadjroel.
Menurut dia, pemerintah akan menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD) dan alat kesehatan lainnya untuk tenaga medis yang menangani pasien corona. Fadjroel mengatakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tengah mengupayakan agar 3 juta masker dapat segera didistribusikan ke masyarakat.
"Pemerintah menyediakan masker, APD. Itu diupayakan Menteri BUMN. Insya Allah 3 juta masker pada akhir Maret 2020 ini," jelas dia.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya