Lima mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Kota Surabaya, Jawa Timur membuat platform pendidikan untuk membantu pelajar Indonesia menemukan tujuan perkuliahan. Dilatarbelakangi oleh banyaknya mahasiswa yang merasa salah jurusan yang berujung tertekan selama perkuliahan.
Kelimanya mahasiswa yang terdiri dari Muhammad Abdul Rozzaq Khaidhor (Fisika, 2017), Ibnu Majid (Teknik Elektro Otomasi, 2017), Taufiqurrahman Hafiidh Datau (Fisika, 2019), Fajrur Rido Ataubakumarwa (Teknik dan Sistem Industri, 2017), dan Annisa Indah Maharani (Fisika, 2018) membuat platform belajar bernama Sanggar Edukasi. Platform ini ditujukan untuk siswa-siswa di Indonesia yang hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan.
Advertisement
Salah Jurusan
Ketua tim Muhammad Abdul Rozzaq Khaidhor menuturkan, awalnya para anggota tim prihatin dengan permasalahan salah jurusan yang sering dijumpai. Sekitar 87 persen pelajar di Indonesia merasa salah jurusan dan sebagian besar malas belajar.
“Hal ini terjadi karena para pelajar belum menemukan alasan kuat mengapa mereka mengambil jurusan tersebut dan mengapa mereka harus belajar tentang hal tersebut,” ungkap Rozzaq, Rabu (8/9/2021), dikutip dari laman resmi Dinas Kominfo Jawa Timur.
Advertisement