Terminal Pulo Gebang akan dibangun menjadi terminal bus terbesar di Asia Tenggara. Kualitas Terminal Pulo Gebang nantinya akan sekelas bandara.
"Nantinya, di terminal bus Pulo Gebang yang baru, arus penumpang akan diatur sedemikian rupa untuk mengurangi kepadatan," kata Ketua Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Sarwo Handhayani dalam diskusi infrastruktur di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (13/9).
Menurutnya, di terminal itu nantinya akan ada pemisahan antara penumpang yang akan berangkat dengan penumpang tiba. Selain itu, untuk angkutan dalam kota dan luar kota juga akan dipisahkan,
"Namun tetap terhubung dengan baik karena akan ada ruang yang dapat menghubungkan keduanya," katanya.
Dia mengatakan, akses jalan tol dan jalur kereta api juga akan melewati terminal itu. "Jalan tol yang akan menjadi akses ke terminal ini adalah tol Jakarta Outer Ring Road (JORR)," kata dia.
Sementara itu, Deputi Gubernur Bidang Transportasi, Perdagangan dan Industri DKI Jakarta Soetanto Sudhodho mengatakan, pusat perbelanjaan akan dibangun untuk melengkapi terminal itu.
"Karena terminal itu besar, maka kita bukan hanya menjadikannya sebagai tempat orang bertransportasi pindah moda, tetapi juga sebagai titik atraksi yang dapat membuat orang ingin datang untuk memanfaatkan transportasi," kata dia.
Dia memperkirakan, Terminal Pulo Gebang yang baru akan mulai beroperasi secara efektif pada 2015.
Soetanto memperkirakan Terminal Pulo Gebang yang baru akan dapat beroperasi secara efektif dalam dua tahun mendatang, yakni sekitar 2015.
Transjakarta berasap, lalu lintas Kwitang sempat padat
BLU Transjakarta tinjau ulang kontrak kerja pengemudi
BLU tawarkan solusi agar sopir Transjakarta tak mogok
Akui tunggak gaji sopir Transjakarta, operator pasrah
Pengamat: Musuhi Jokowi karena DPRD ketinggalan
6 Aksi DPRD DKI berusaha ganjal Jokowi
Ini alasan anggota DPRD Asraf Ali galang interpelasi Jokowi
Anggota DPRD yang ajukan interpelasi Jokowi jadi 32
Ahok: DPRD pakai hak interpelasi saja belagu banget
Ahok: Gunakan hak interpelasi, DPRD hanya gaya-gayaan
Gara-gara KJS, Jokowi siap digulingkan DPRD
Jokowi rombak pejabat eselon II
Jokowi ingin digulingkan, muncul petisi bubarkan DPRD DKI
2 Keluhan utama rumah sakit pada sistem INA CBG's