Polisi Imbau Warga Cari Lokasi Alternatif Selain Tanah Abang untuk Belanja Lebaran

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan siang ini mengunjungi beberapa titik keramaian di Jakarta.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Polisi Imbau Warga Cari Lokasi Alternatif Selain Tanah Abang untuk Belanja Lebaran
Warga Padati Pasar Tanah Abang. ©2021 Liputan6.com/Johan Tallo

Keramaian di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat kemarin di tengah pandemi virus corona menarik perhatian Polri, TNI dan Pemprov DKI Jakarta. Usai membuat posko di Tanah Abang, polisi pun memberikan imbauan-imbauannya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan siang ini mengunjungi beberapa titik keramaian di Jakarta. Kunjungan untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan pasca viralnya kerumunan di Tanah Abang kemarin.

"Kapolda, Pangdam dan Gubernur saat ini sedang mengecek beberapa tempat yang terjadi kerumunan sejak kemarin, yang sempat ramai di media sosial. Pengecekannya ini ke Pasar Tanah Abang, Stasiun Tanah Abang dan Thamrin City," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Minggu (2/5).

Pasca ramainya foto maupun video kerumunan di Pasar Tanah Abang kemarin, Polda Metro Jaya langsung membuat posko di pasar tersebut. Posko tersebut dibuat untuk petugas yang akan melakukan pemantauan protokol kesehatan di sana.

Mengenai kerumunan yang terjadi di pasar-pasar jelang lebaran, Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar mencari lokasi pasar yang lain selain di Pasar Tanah Abang. Tujuannya agar tidak terjadi kerumunan di satu titik.

"Imbauannya sebaiknya mencari alternatif pusat perbelanjaan lain karena, kita ketahui beberapa tempat seperti Tanah Abang, Thamrin City cukup padat masyarakat yang berbelanja. Tujuannya agar menghindari terjadinya kerumunan dan penyebaran Covid-19," pungkas Yusri.

Sebelumnya, guna mengendalikan kerumunan di Pasa Tanah Abang setidaknya sekitar 2.500 personel gabungan dari TNI, Polri, maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dikerahkan.

"Nah untuk pengendalian, kita kerahkan sekitar 2.500 personel, terdiri dari, Polisi ada Brimob, Sabhara. Dari TNI ada dari Kodam, dari Angkatan Laut Marinir, Angkatan Udara Paskhas, dan juga Satpol PP," kata Gubernur DKI Anies Baswedan, saat kunjungan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Minggu (2/5).

Anies menjelaskan tujuan dari diterjunkan personel gabungan ini untuk menjaga ketertiban protokol kesehatan para pengunjung. Selain itu, nantinya jam tutup pasar juga akan dilakukan secara bertahap mulai dari jam 16.00 dan 17.00 WIB sore.

"Ini untuk menghindari keluar bersamaan dan kemudian menuju ke titik yang hampir sama. Karena kereta api kemarin sekitar 45 ribu jadi hampir separuh menggunakan kereta api. Sore hari ini pengendalian di pasar dan sekitar stasiun," terang Anies.

"Nanti akan ada petugas Marinir dan paskhas untuk mengendalikan antrean ketika masuk ke stasiun, agar mengikuti prokes," tambahnya.

Rekomendasi