PLN ikut teliti kulit kabel di got yang bikin Ahok naik pitam

Dipastikan saat ini PLN tidak mengerjakan proyek apapun di kawasan Jl Medan Merdeka Selatan.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
PLN ikut teliti kulit kabel di got yang bikin Ahok naik pitam
Gulungan kabel di saluran air. ©2016 merdeka.com/ronald

Kulit kabel memenuhi gorong-gorong di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan. Akibatnya, aliran air di gorong-gorong itu tak lancar hingga menimbulkan genangan.Hingga saat ini belum diketahui merek kabel dan siapa yang menaruhnya. Namun dugaan staf Dinas Tata Air di Jakarta, kulit kabel yang diangkut belasan truk milik Perusahaan Listrik Negara (PLN).Dikonfirmasi, Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Disjaya, Mambang Hertadi, menegaskan pihaknya juga saat ini masih menyelidiki apakah benar kulit kabel itu punya mereka."Sampai saat ini, kita masih meneliti dan mencari, meneliti kandungan dari kabel ada sama enggak dengan yang PLN pakai, jadi ada benang merahnya," kata Mambang saat dihubungi merdeka.com, Rabu (2/3).Andai pun ada kecocokan, kata dia, kabel itu belum tentu milik PLN. Dia yakin banyak perusahaan lain yang mungkin memakai kabel jenis yang sama."Kalau memang begitu, tapi kan bukan PLN sendiri yang pakai, banyak yang pakai," jelasnya.Ditambahkan dia, biasanya PLN dalam mengerjakan proyek penanaman kabel dilakukan dengan sistem boring. Tidak dibiarkan atau ditanam di endapan tanah.Selain itu, tambahnya, dalam pengerjaan galian kabel tak mungkin membuka bagian kulit sebanyak itu. "Kalau kita sambung kabel kulit luar memang harus dikupas, sebab itu bagian dari selaput kulit luar yang membungkus kabel di dalamnya. Tapi kalau buka paling meter dikupas, kemudian disambung dengan sistem yang sesuai SOP, enggak sampai sepanjang itu," jelasnya.Dia yakin sistem serupa juga berlaku di setiap perusahaan. Itu sebabnya, dugaan dia kulit kabel tersebut hanyalah limbah. "Tapi kita enggak ngerti limbah dari mana, makanya kita teliti," sambungnya.Namun dipastikan saat ini PLN tidak mengerjakan proyek apapun di kawasan Jl Medan Merdeka Selatan. "Enggak paham juga, tapi saya rasa enggak ada galian. Tapi kita teliti dulu ini baru diterima," pungkasnya.Sebelumnya, Staf Suku Dinas Tata Air DKI Jakarta Pusat, Yusuf Sumardani mengatakan, kulit kabel tersebut diduga milik PLN."Kalau lihat dari bentuknya yang besar itu kabel PLN. Tapi entah dari PLN atau Telkom, kita belum pastikan punya siapa.‎ Jadi kami belum bisa menyimpulkan," ujarnya ketika ditemui di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (2/3).

Rekomendasi