Ir Dodi Triono, dua putrinya dan tiga orang lainnya menjadi korban pembunuhan sadis di rumahnya sendiri di Jl Pulomas Utara no. 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur. Mereka disekap di kamar mandi ukuran 1,5 m x 1,5 m sejak Senin sore dan baru diketahui Selasa pagi.Polisi masih menyelidiki kasus ini. Dugaan sementara kasus ini pembunuhan, namun hal apa yang menyebabkan Dodi dan enam orang lainnya dibunuh masih didalami.Pengacara Dodi, John Siregar sempat mendatangi rumah duka. Dia juga merasa ada yang janggal terkait kematian Dodi, dua putrinya dan tiga orang lainnya. Jika dikatakan peristiwa itu buntut dari perampokan, dia melihat tidak ada barang berharga yang diambil."Barangnya saja enggak ada yang diambil," tegasnya kepada wartawan pada Selasa (27/12) malam. "Orang seluruh Indonesia juga tahu kalau maling itu ada barang kita yang ilang. Inikan barang enggak ada yang ilang," sambungnya.Dia yakin ada sesuatu hal di balik pembunuhan ini. Selama mengenal Dodi, dia tak yakin pengusaha properti itu punya musuh."Pasti ada sesuatu yang gak beres ini. Enggak mungkin seperti orang Pak Dodi begitu mudahnya dihabisi. Okelah kalau Pak Dodi ya kan tapi kalau anak kecil-kecil kan kasihan, ada teman anaknya itu. Kasihan itu," katanya.Sepengetahuannya juga, Dodi tidak punya masalah keluarga. Dia berharap kasus ini segera diungkap.
Pengacara korban pembunuhan di Pulomas: Pasti ada sesuatu tak beres
Pengacara korban pembunuhan di Pulomas: Pasti ada sesuatu tak beres. Pengacara Dodi, merasa ada yang janggal terkait kematian Dodi, dua putrinya dan tiga orang lainnya. Jika dikatakan peristiwa itu buntut dari perampokan, dia melihat tidak ada barang berharga yang dia
Rekomendasi