Dinkes DKI Tambah 1.800 Tenaga Kesehatan untuk Tangani Covid-19
Merdeka.com - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyatakan pihaknya akan menambah ribuan tenaga kesehatan untuk meningkatkan penanganan Covid-19. Proses rekrutmen akan segera dilakukan agar para tenaga medis bisa langsung bertugas minggu depan.
"Makanya kita rekrutmen dan saat ini nanti dalam Minggu depan sudah ada 1800 tenaga yang sudah siap," kata Widyastuti di Balai kota, Jakarta Pusat, Selasa (1/9).
Selain itu, Pemprov DKI telah melakukan sejumlah langkah guna meningkatkan ketersediaan tempat perawatan untuk pasien Covid-19 di RS rujukan. Salah satunya yakni telah melakukan kesepakatan dengan RS Darurat Wisma Atlet. Pasien Covid-19 memiliki level gejala yang berbeda-beda, mulai dari tanpa gejala, ringan hingga kategori berat.
"Untuk asymptomatic kan isolasi mandiri, apakah di Wisma Atlet atau di tempat yang disediakan. Untuk yang ringan bisa di Wisma Atlet. Untuk yang sedang-berat baru dilakukan di RS sehingga bisa mengurangi ketergantungan bed," jelasnya.
Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, lonjakan kasus positif Covid-19 di DKI yang meningkat, membuat ketersediaan tempat tidur di Rumah Sakit rujukan dan ICU semakin tak ideal. Sebagai catatan, angka terpakainya tempat tidur untuk isolasi pasien positif Covid-19 sudah mencapai 69% dan ICU 70%.
"Angka keterpakaian tempat tidur ruang isolasi adalah 69 persen. ICU 77 persen, kondisi ini memang tidak ideal," kata Wiku.
Dia mengingatkan, jika mengacu data dari WHO, maksimal keterpakaian tempat tidur di RS hanya 60% saja. Karenanya, dia mendorong pemerintah DKI untuk menurunkan angka Covid-19.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya