Kediaman Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (FPI) Jakarta Barat, dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal, Rabu (8/2) dini hari tadi. Kondisi saat ini kediaman diketahui milik Wawan Gunawan (39), telah kondusif.Pantauan merdeka.com di lokasi, sekitar rumah Wawan di Jalan Raya Meruya Utara Gang Haji Nimun RT 18 RW 04 Kelurahan Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, mulai sepi. Bahkan rumah Wawan tertutup rapat.Garis polisi masih terpasang pada lokasi pelemparan bom molotov. Terlihat bagian atap rumah Wawan bolong diduga akibat lemparan bom molotov. Bagian teras juga terlihat masih berantakan. Polisi juga telah melakukan pemeriksaan.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Roycke Hary Langie masih menyelidiki insiden tersebut. Sejumlah barang bukti diduga terkait insiden tersebut saat ini telah diamankan kepolisian."Barang bukti yang disita 2 buah pecahan botol bensin eceran dan kain sumbu," kata Roycke dalam keterangan tertulis kepada wartawan.Roycke mengatakan, dugaan insiden pelemparan molotov itu diketahui pertama kali oleh tetangga Wawan bernama Oki Setiwan (25). Menurut Roycke, saksi yang kebetulan tinggal di depan rumah Wawan mengaku ketika tengah menonton televisi mendengar suara benda jatuh hingga membuat saksi keluar rumah."Kemudian saksi keluar rumah dan melihat ada asap dan menimbulkan api di atas rumah Ustaz Wawan. Api membesar dan membakar bagian atap atau awning dari bahan fiber, api dapat dipadamkan," kata Roycke.Lokasi saat ini tengah digaris polisi. Polisi pun telah memeriksa sejumlah saksi dan kamera pengintai di tempat kejadian perkara.