Ada 27.500 ton di Pasar Induk, stok beras Jakarta dipastikan aman
Merdeka.com - Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo menyatakan stok beras untuk wilayah Jakarta aman. Saat ini stok beras di Pasar Induk mencapai 27.500 ton. Artinya jumlah tersebut berada di atas batas aman yakni 25.000 ton.
Menurutnya, saat ini Jakarta mendapatkan beras dari Sulawesi Tengah. "Ini akan masuk besok pak izin 150 kontainer. Jadi yang sebelumnya ada 200 kontainer. Satu kontainer sekitar 20-25 ton Insya Allah aman," katanya usai memanen padi Jalan Inspeksi Sisi Timur BKT, Cakung Timur Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (23/1).
Dia juga menjamin bagi warga yang menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) akan tetap mendapatkan pangan murah tak terkecuali beras dengan kualitas yang baik.
"Kemudian pak gubernur dan wakil gubernur juga sudah perintahkan kita amankan teman-teman yang kurang beruntung ada program pangan murah di KJP, bantuan pangan nontunai, semua sudah kita siapkan untuk beberapa bulan ke depan," ujar dia.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga mengarahkan agar menggunakan beras domestik dan dia juga menjamin ketersediaan beras untuk Jakarta. Karena seperti diketahui pemerintah pusat sudah membuka keran impor beras untuk mencukupi ketersediaan beras di Indonesia.
"Dan mudah-mudahan ini tercukupi beberapa bulan ke depan, sekaligus nanti food station mengamankan supply sepanjang tahun," kata Anies.
Anies mengatakan saat ini terdapat 300 hektare sawah yang tersebar di Jakarta. Sementara di lokasi dia panen ada 3 hektare sawah yang sudah siap panen. Diharapkan food station dapat membeli gabah-gabah.
"Dan tadi ada juga dari food station di sini dan food station akan mengambil gabahnya dan insya Allah akan diproses jadi beras dan dimanfaatkan bagi warga Jakarta," ungkapnya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya