Hari Valentine Jadi Titik Puncak Masuknya Gugatan Cerai di Amerika Serikat

Hari Valentine jadi titik puncak masuknya gugatan cerai di Amerika Serikat. Para praktisi hukum melihat adanya peningkatan jumlah laporan gugatan cerai pada tanggal 14 Februari 2018 di seluruh jaringan 70000 bisnis.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
Hari Valentine Jadi Titik Puncak Masuknya Gugatan Cerai di Amerika Serikat
Ilustrasi cerai. ©Shutterstock.com/Alejandro dans neergaard

Hari Valentine tahun 2018 menjadi waktu tersibuk bagi kantor catatan sipil di Amerika Serikat. Dilansir Standard Media, statistik menunjukkan ribuan pasangan yang menikah mengajukan gugatan cerai pada Hari Valentine.

Meskipun secara tradisional tidak terkait dengan perayaan hari kasih sayang, para praktisi hukum melihat adanya peningkatan jumlah laporan gugatan cerai pada tanggal 14 Februari 2018 di seluruh jaringan 70000 bisnis.

Data yang mengejutkan ini dicatat oleh Paymentsense. Mereka mengatakan fenomena ini meningkat hingga 549 persen, mengindikasikan bahwa momen Valentine menjadi pemicu bagi beberapa pasangan untuk memulai proses perceraian.

Ilustrasi cerai ©2019 Merdeka.com/Pixabay


Guy Moreve dari Paymentsense mengatakan: "Kami terkejut melihat bahwa firma hukum mencapai persentase pertumbuhan transaksi terbaik pada Hari Valentine tahun lalu, bahkan mengalahkan omzet penjual bunga."

"Kami akan mengawasi dengan cermat selama beberapa hari ke depan untuk melihat apakah tren ini berulang. Temuan kami juga menggarisbawahi bagaimana peristiwa tertentu dapat memicu pengeluaran konsumen di area yang tidak terduga."

"Hanya karena sebuah perusahaan mungkin tidak tampak terkait langsung dengan festival atau acara tertentu, pemilik bisnis masih dapat mengambil kesempatan untuk berpikir secara lateral jika berkaitan dengan promosi pelanggan."

Rekomendasi