Dua rudal ditembakkan ke arah Israel, semalam. Meski tidak sampai ke negara tersebut dan jatuh di dekat Jalur Gaza, namun serangan itu telah menyebabkan sirene tanda bahaya Israel aktif.
"Sirene terdengar di daerah Hof Ashkelon & Sha'ar HaNegev, bagian selatan Israel malam kemarin. Keduanya diluncurkan dari Gaza ke Israel dan mendarat di Jalur Gaza," demikian pernyataan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di akun Twitter, dilansir dari laman Business Standard, Jumat (8/12).
Meski demikian, IDF tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai serangan tersebut. Namun, gelombang kekerasan memang meledak menyusul keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Beberapa negara mulai dari Liga Arab, Prancis, dan Indonesia mengecam keputusan yang diumumkan Trump. Bahkan, pemimpin kelompok Islam Palestina, Hamas, telah menyerukan sebuah pemberontakan untuk melawan keputusan tersebut.
Hamas mengajak seluruh rakyat Palestina angkat senjata untuk mempertahankan kota suci itu.
"Kami mengajak semua warga Palestina menggelar intifada dan menghadapi musuh Zionis," kata pemimpin Hamas, Ismail Haniyah, di Jalur Gaza, dilansir dari laman Reuters.