CEK FAKTA: Tidak Benar Daftar Negara Batalkan Wajib Karantina, Tes Covid dan Vaksin

Daftar negara yang mengklaim Covid-19 sebagai flu biasa dan membatalkan semua prosedur wajib karantina, tes Covid-19 adalah tidak benar. Faktanya, saat ini beberapa negara kasus positif melonjak akibat varian Omicron.

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
CEK FAKTA: Tidak Benar Daftar Negara Batalkan Wajib Karantina, Tes Covid dan Vaksin
Robot Pengawas Kerumunan di Singapura. ©2021 AFP/ROSLAN RAHMAN

Beredar daftar negara yang mengumumkan pembatalan semua prosedur wajib karantina, tes Covid-19 dan vaksin Covid-19. Serta menganggap Covid-19 sebagai flu musiman.

Berikut isi postingannya:

Ahmed Ibrahim: Negara-negara berikut mengumumkan pembatalan semua prosedur Wajib Karantina, Tes Corona, dan Vaksin, dan menganggap Corona hanya flu musiman:(( alhamdulillah... bebass euyy...))

1) Turki
2) Brasil
3) Inggris
4) Swedia
5) Spanyol
6) Republik Ceko
7) Meksiko
8) El Salvador
9) Jepang
10) Singapura

Semoga Indonesia menyusul..

Penelusuran

Hasil penelusuran, melansir dari Liputan6.com, Turki, saat ini mereka sedang menghadapi gelombang ketiga covid-19. Tercatat pada Selasa (1/2/2022) ada 102.601 kasus positif atau yang tertinggi pertama sejak pandemi covid-19 dimulai.

Untuk masuk ke Turki juga diwajibkan sudah divaksin Covid-19 lengkap dan menunjukkan bukti PCR negatif kurang dari 72 jam. Karantina selama 14 hari tetap diterapkan jika berasal dari negara yang berisiko tinggi.

Sementara di Singapura, gelombang ketiga Covid-19 masih menunjukkan tren kenaikan. Terdapat 10.390 kasus positif pada 6 Februari 2022.

Seluruh warga negara asing yang ingin masuk ke Singapura juga wajib divaksin lengkap. Tidak ada keterangan resmi bahwa Pemerintah Singapura memberikan pengumuman seperti dalam postingan.

Dilansir dari CNBC Indonesia, Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan pertemuan sosial dibatasi sebanyak maksimal lima orang. Begitu pula batas jumlah pengunjung yang diizinkan untuk setiap rumah per hari.

Selain itu, Kemenkes Singapura juga telah menyarankan agar masyarakat melakukan tes antigen sebelum pergi berkunjung ke tempat orang lain. Terutama, jika ada orang tua atau orang yang tidak divaksin karena rentan tertular virus corona penyebab Covid-19.

Sementara dalam keterangan resmi terbarunya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS telah menaikkan level sejumlah negara dalam postingan seperti Brasil, Meksiko, dan Republik Ceko ke level 4. Level 4 merupakan level tertinggi dalam list CDC, artinya warga negara AS diminta untuk menghindari bepergian ke negara itu kasusnya sedang tinggi.

Untuk Swedia sendiri masih melarang kunjungan ke negaranya hingga 28 Februari 2022 untuk warganegara yang berasal dari negara Uni Eropa. Sementara untuk warganegara dari luar Eropa tidak bisa mengunjungi Swedia hingga 31 Maret 2022.

Di Spanyol, paspor covid-19 wajib ditunjukkan jika ingin masuk ke negara tersebut. Sejumlah negara bagian juga mewajibkan pemakaian masker di dalam dan luar ruangan.

Covid-19 berbeda dengan flu biasa

Sedangkan dilansir dari Tempo.co, Menurut WHO, Covid-19 dan influenza disebabkan oleh virus yang berbeda, dan ada beberapa perbedaan dalam hal siapa yang paling rentan terhadap keparahan penyakit.

Selain itu, vaksin yang dikembangkan untuk COVID-19 tidak melindungi terhadap influenza, dan demikian pula, vaksin flu tidak melindungi dari COVID-19. Dari segi tingkat kematian, WHO memperkirakan bahwa 290.000 hingga 650.000 orang meninggal karena terkait flu setiap tahun di seluruh dunia.

Sedangkan menurut WorldoMeter, hingga 3 Februari 2022 pukul 09:10 GMT, Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 385 juta orang dan 5,7 juta di antaranya meninggal sejak 2020. Ini menunjukkan, Covid-19 menyebabkan kematian lebih tinggi dibandingkan flu biasa.

Kesimpulan

Daftar negara yang mengklaim Covid-19 sebagai flu biasa dan membatalkan semua prosedur wajib karantina, tes Covid-19 adalah tidak benar. Faktanya, saat ini beberapa negara kasus positif melonjak akibat varian Omicron.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4876217/cek-fakta-tidak-benar-daftar-negara-umumkan-pembatalan-wajib-karantina-tes-covid-19-dan-vaksin
https://www.cnbcindonesia.com/news/20220130190205-4-311612/covid-19-melesat-singapura-imbau-warga-rayakan-imlek-virtual
https://cekfakta.tempo.co/fakta/1638/keliru-10-negara-telah-menganggap-covid-19-hanya-flu-biasa-dan-membatalkan-semua-prosedur-wajib-karantina

Rekomendasi