CEK FAKTA: Fakta Penyebab Meninggalnya Terapis yang Hirup Napas Pasien Covid-19

Video terapis tunarungu meninggal karena Covid-19 adalah tidak benar. Terapis tersebut meninggal karena penyakit lambung yang makin parah

Fellyanda Suci Agiesta
Oleh Fellyanda Suci Agiesta - Reporter
CEK FAKTA: Fakta Penyebab Meninggalnya Terapis yang Hirup Napas Pasien Covid-19
Video dukun hirup napas pasien Covid-19. Facebook

Sebuah video menyebutkan terapis tunarungu meninggal karena Covid-19 beredar di media sosial. Terapis dalam video itu sebelumnya terlihat menghirup napas pasien Covid-19.

"(Indonesia) A Dukun died of Covid after thinking he can heal Covid patients by inhaling the virus away from the patients"

Berikut terjemahannya:

"(Indonesia) Seorang dukun meninggal karena covid setelah menyembuhkan pasien Covid dengan menghirup virus dari pasien"

Penelusuran

Cek fakta merdeka.com menelusuri video itu. Hasilnya, terapis tersebut bukan meninggal karena Covid-19.

Dalam artikel detik.com berjudul "Dimakamkan Non-Corona, Terapis Hirup Napas Pasien COVID-19 Meninggal Sakit Lambung" pada 17 Juli 2021, dijelaskan penyebab meninggalnya terapis itu.

Kepala Desa Banyuarang Widjaya mengatakan Masudin (47) meninggal di rumah pada Selasa (13/7) sekitar pukul 23.30 WIB. Jenazah terapis pendengaran itu dimakamkan di tanah kelahirannya di Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, keesokan harinya.

"Riwayat sakitnya lambung, sudah lama, sejak 2018 sering ngedrop. Pemakaman normal (tanpa protokol COVID-19). Jenazah dibawa ke Pucangsimo," jelasnya saat dimintai konfirmasi wartawan, Sabtu (17/7/2021).

Widjaya meyakini Masudin meninggal bukan karena terinfeksi virus Corona. Sebab, berdasarkan hasil tracing pada Rabu (14/7) sore, istri dan anak-anak Masudin sebagai kontak erat negatif COVID-19. Hanya, Masudin meninggal tanpa sempat menjalani pemeriksaan Corona.

Kesimpulan

Video terapis tunarungu meninggal karena Covid-19 adalah tidak benar. Terapis tersebut meninggal karena penyakit lambung yang makin parah.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Rekomendasi