Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga: Logo MNC TV sempat ditutup spanduk TPI

Warga: Logo MNC TV sempat ditutup spanduk TPI Gerbang MNC TV. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kisruh kepemilikan MNCTV masih berlanjut dan memasuki babak baru. Sesuai Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM, per 8 Januari, direksi PT Citra Televisi Pendidikan Indonesia (CTPI) sudah bisa mulai bekerja. Namun, kubu pengusaha Hary Tanoe masih terus bertahan sampai sekarang.

Pagi ini, berdasarkan pantauan merdeka.com, penjagaan MNCTV cukup ketat menyusul resistensi pihak Siti Hardiyanti Rukmana atau Tutut atas nama CTPI. Sekitar 5 satpam dan pengawal pagi ini nampak berjaga di depan kantor MNCTV di Pintu 2 Taman Mini Indonesia Indah.

Namun, dari penuturan warga sekitar, ada kejadian yang menarik pada malam minggu akhir pekan kemarin. Menurut, penjaga warung depan kantor MNCTV , logo MNCTV sempat diganti dengan logo TPI. Beberapa orang memaksa menutupi logo MNCTV dengan spanduk logo TPI.

"Yang rame malam minggu kemarin, logo MNC diganti sama TPI. Tapi engga serame dulu-dulu," kata penjaga warung yang tidak ingin disebutkan namanya kepada merdeka.com di depan kantor MNC, Jakarta, Senin (13/1).

Topik pilihan: TVRI | televisi

Namun demikian, saat ini logo yang terpampang masih logo MNCTV dengan penjagaan yang cukup ketat. Pagar kantor MNCTV juga terlihat tertutup dan sekali-kali dibuka jika ada yang ingin lewat.

Sebelumnya kubu Tutut melalui kuasa hukumnya, Harry Pontoh, mengklaim karyawan saat ini juga mendukung kepemilikan MNCTV kembali ke CTPI. "Karyawan saja menyambut baik. Karena kemarin terlihat ada spanduk dukungan di sana (kantor MNCTV)," ungkapnya.

Kisruh ini bermula ketika Mahkamah Agung mengabulkan kasasi Tutut yang merasa masih sah memiliki saham mayoritas di stasiun televisi tersebut. Dalam putusan perkara bernomor 862K/Pdt/2013 itu, direksi yang sah disebut berasal dari RUPS Luar Biasa TPI pada 17 Maret 2005.

Kubu Tutut yakin frekuensi dan hak siar TPI yang kini sudah berganti nama jadi MNCTV ketika manajemen diganti oleh konglomerat Hary Tanoesoedibjo tidak sah.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP