Wapres JK Beberkan Pentingnya Pendidikan Demi Kemajuan Ekonomi

Sabtu, 6 April 2019 12:02 Reporter : Dwi Aditya Putra
Wapres JK Beberkan Pentingnya Pendidikan Demi Kemajuan Ekonomi Jusuf Kalla soal pendidikan. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meresmikan Pembukaan Festival Kebangsaan II 2019 sekaligus melakukan Penandatanganan Prasasti Peresmian Infrastruktur Baru Universitas Muhammadiyah Malang, Sabtu (6/4). Dalam sambutannya, Wapres JK menyampaikan peran penting ilmu pengetahuan di dalam sektor pendidikan.

Wapres JK mengatakan, dengan ilmu pengetahuan, maka bukan tidak mungkin bangsa Indonesia dapat maju dan bersaing dengan negara-negara besar lainnya. Sebab, tanpa ilmu pengetahuan, bangsa Indonesia akan tertinggal.

"Karena itulah maka kemajuan kita semua sangat ditentukan oleh pendidikan ini. Pendidikan tidak diperoleh dengan mudah," katanya dalam sambutannya.

Wapres JK mengatakan salah satu upaya yang didorong dalam mendorong sektor pendidikan adalah dengan mempertahankan Ujian Nasional (UN). Itulah sebabnya, kata dia, kenapa hingga saat ini UN dipertahankan dan tetap diberlakukan disejumlah sekolah. Meskipun, ada saja pihak-pihak yang ingin menghapus UN dari sistem pendidikan.

"Katanya mempersulit karena melakukan UN lagi. Sehingga banyak yang protes. Tapi kita tetap bertahan. Bahwa sesuatu prestasi tidak mungkin dicapai dengan mudah. Tanpa kesulitan tidak mungkin kita berhasil dengan baik. Itulah kenapa semua hal-hal tersebut kita lakukan," katanya.

Pemerintah sendiri diketahui tengah gencar mendorong Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pendidikan. Salah satunya dengan program pendidikan vokasi, yang bertujuan agar SDM Indonesia mampu berdaya saing di kancah internasional.

Di samping itu, Wapres JK juga meminta agar pemerintah tidak hanya memikirkan kemajuan suatu bangsa dengan cara memanfaatkan sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Sebab, apabila hanya mengandalkan itu, SDA Indonesia akan semakin tergerus.

Oleh karenanya, untuk kemajuan suatu bangsa maka perlu memperluas daya pikir serta mengedepankan pendidikan. Bukan dengan cara memanfaatkan SDA. "Negara kita selalu bangga dengan SDA. Memang kita kaya tapi pengalaman yang ada, SDA bisa berakhir. Jepang maju karena ilmu pengetahuan," pungkasnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini