Tumbuh 2,5 Persen, BNI Catatkan Laba 2019 Rp15,38 Triliun

Rabu, 22 Januari 2020 17:53 Reporter : Merdeka
Tumbuh 2,5 Persen, BNI Catatkan Laba 2019 Rp15,38 Triliun Direktur Keuangan BNI Ario Bimo. ©2020 Liputan6.com/Athika Rahma

Merdeka.com - PT Bank Negara Indonesia (BNI) bukukan laba bersih 2019 sebesar Rp15,38 triliun. Capaian ini meningkat 2,5 persen dibanding periode 2018 yang sebesar Rp15,02 triliun. Sementara, laba operasional sebelum pencadangan (PPOP) akhir 2019 mencapai Rp28,32 triliun, tumbuh 5 persen yoy.

Direktur Keuangan BNI, Ario Bimo, menyatakan bisnis BNI tumbuh dengan dukungan pertumbuhan kredit selama 2019. BNI mencatatkan pendapatan bunga bersih (Nett Interest Income/NII) sebesar Rp36,6 triliun pada akhir 2019, tumbuh 3,3 persen dibandingkan periode yang sama 2018 sebesar Rp35,45 triliun.

"Pertumbuhan NII tersebut mampu menjaga ROE pada posisi 14 persen pada akhir 2019," ujar Ario di Jakarta, Rabu (22/1).

Selain NII, laba juga ditopang oleh pendapatan non bunga (Fee Base Income/FBI) sebesar Rp11,36 triliun, tumbuh 18,1 persen dari periode yang sama 2018 sebesar Rp9,62 triliun.

Kenaikan FBI tersebut dikontribusi oleh pertumbuhan pada segmen konsumen banking, seperti komisi dari pengelolaan kartu debit yang tumbuh 39,6 persen, komisi pengelolaan rekening yang naik 16,3 persen yoy, komisi ATM yang meningkat 13,2 persen yoy, komisi bisnis kartu kredit sebesar 10,6 persen.

"Lalu pada segmen bisnis banking, BNI menghasilkan komisi dari surat berharga yang tumbuh 86,9 persen yoy, komisi kredit sindikasi yang tumbuh 56,8 persen yoy dan komisi trade finance yang meningkat 4,8 persen yoy," paparnya.

Baca Selanjutnya: Kuartal III-2019 BNI Cetak Laba...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini