Trump pilih Powell jadi gubernur The Fed baru, ini respons pemerintah
Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump resmi menunjuk Jereme Powell sebagai Gubernur The Federal Reserve (The Fed) yang baru. Powell terpilih karena dianggap dapat meneruskan kenaikan suku bunga AS secara bertahap.
Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, tidak mau ambil pusing dengan penetapan gubernur bank sentral yang baru. Terpenting, Menko Darmin ingin memperkuat fondasi ekonomi dalam negeri supaya tidak terpengaruh signifikan atas keputusan tersebut.
"Aku belum mau komentar (mengenai Jereme Powell). Lagipula ngapain terlalu pusing, yang paling penting apa yang kita lakukan," ujar Menko Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (3/11).
Perhatian Menko Darmin lebih kepada kurs Rupiah yang belakangan ini bergerak lemah, bahkan sempat berada pada angka Rp 13.600 per USD. Kondisi ini bertentangan dengan meroketnya Indeks Harga Saham Gabungan di mana sempat menyentuh level 6000.
"Sekarang kurs kita agak bergerak agak lemah kan selama dua bulan ini. Tapi itu karena gabungan beberapa hal secara internasional, satu pada saat Yellen mulai ngomong kami akan naikan fed rate. Kemudian orang mulai hitung hiting bedanya berapa dan sebagainya," jelasnya.
Menko Darmin menambahkan naiknya IHSG beberapa waktu lalu lebih besar didukung oleh peran investor domestik melantai di pasar modal. "Investor kita tidak sekadar ikut-ikutan sekarang. Sudah banyak investor yang mengambil posisi sendiri, sehingga IHSG naik kurs menurun," tandasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya