Trivia: Uji Coba Bus Listrik Bali Gratis Rute Kuta-Nusa Dua Dimulai, Transportasi Masa Depan Pulau Dewata!

Dinas Perhubungan Bali memulai uji coba gratis bus listrik Trans Metro Dewata rute Kuta-Nusa Dua. Jangan lewatkan kesempatan mencoba transportasi masa depan Bus Listrik Bali ini!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Trivia: Uji Coba Bus Listrik Bali Gratis Rute Kuta-Nusa Dua Dimulai, Transportasi Masa Depan Pulau Dewata!
Dinas Perhubungan Bali memulai uji coba gratis bus listrik Trans Metro Dewata rute Kuta-Nusa Dua. Jangan lewatkan kesempatan mencoba transportasi masa depan Bus Listrik Bali ini! (Merdeka.com)

Dinas Perhubungan (Dishub) Bali telah secara resmi memulai uji coba gratis untuk bus listrik Trans Metro Dewata. Rute yang dipilih untuk inisiatif ini adalah Sentral Parkir Kuta hingga Nusa Dua. Langkah ini menandai sebuah tonggak penting dalam upaya Bali untuk menghadirkan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di Pulau Dewata.

Uji coba ini telah berlangsung sejak Senin, 25 Agustus, dengan mengerahkan satu unit bus listrik yang disediakan melalui bantuan PT Kalista. Kepala Dishub Bali, IGW Samsi Gunarta, menyatakan bahwa fase gratis ini akan berlangsung selama satu bulan penuh. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dan memahami kondisi riil operasional bus berbasis baterai di lingkungan perkotaan Bali.

Pemilihan rute ini didasari oleh ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) serta tingginya keterisian bus Trans Metro Dewata pada rute tersebut sehari-hari. Ini juga menjadi upaya pemerintah daerah untuk memperkenalkan unit baru kepada publik di jalur yang padat. Masyarakat diajak untuk memanfaatkan kesempatan mencoba bus listrik ini secara cuma-cuma.

Mengenal Lebih Dekat Bus Listrik Trans Metro Dewata

Bus listrik yang sedang diuji coba ini dioperasikan oleh operator yang sama dengan Trans Metro Dewata konvensional. Secara spesifikasi, unit bus ini tidak jauh berbeda, kecuali pada aspek bahan bakar yang kini sepenuhnya listrik. Perbedaan fundamental ini menegaskan komitmen kuat Bali dalam mengadopsi teknologi hijau untuk masa depan transportasi publiknya.

Selama masa uji coba, Dishub Bali merancang kapasitas bus listrik ini untuk menampung 25 hingga 30 orang penumpang. Rute yang dilayani adalah K6B, yang membentang dari Sentral Parkir Kuta hingga Nusa Dua. Jalur ini juga melewati Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, memastikan aksesibilitas yang luas bagi masyarakat dan wisatawan.

Pemilihan rute Kuta-Nusa Dua bukan tanpa alasan; selain ketersediaan SPKLU yang memadai, rute ini juga dikenal sebagai salah satu jalur transportasi paling padat. Keterisian bus Trans Metro Dewata pada rute ini sehari-hari cukup tinggi. Hal ini diharapkan dapat memberikan data yang akurat mengenai performa bus listrik dalam kondisi operasional sesungguhnya, termasuk efisiensi dan daya tahan baterai.

Visi Transportasi Berkelanjutan Bali: Target 2028

Uji coba bus listrik ini merupakan bagian integral dari visi jangka panjang Pemprov Bali untuk mewujudkan sistem transportasi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Kepala Dishub Bali, Samsi Gunarta, secara tegas menekankan pentingnya proses pembelajaran yang dimulai sejak dini. Target ambisius telah ditetapkan, yaitu pada tahun 2028, semua bus yang dioperasikan oleh Pemprov Bali diharapkan sudah berbasis listrik sepenuhnya.

Target ini sejalan dengan perkiraan umur operasional Trans Metro Dewata yang ada saat ini, yang akan berakhir pada tahun 2028. Oleh karena itu, pengalaman dan data yang terkumpul dari uji coba ini sangat krusial. Operator dapat memahami secara mendalam masalah dan perhatian khusus dalam mengoperasikan bus listrik, sehingga transisi dapat berjalan mulus.

Selain bus, Pemprov Bali juga memiliki rencana untuk memperkenalkan taksi listrik sebagai bagian dari ekosistem transportasi hijau. Program ini dijadwalkan akan meningkat secara bertahap, dimulai pada tahun 2026. Aspek pembiayaan untuk inisiatif ini akan didukung oleh Bali Development Fund, yang juga membuka peluang signifikan bagi koperasi lokal untuk berpartisipasi aktif dalam skema bisnis yang inovatif ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi