Tekan Kenaikan Harga Pangan, Pemerintah Upayakan Strategi 'Saling Pasok'
Merdeka.com - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama Menteri Perdagangan Agus Suparmanto terus berusaha agar pasokan bahan pokok di Indonesia mencukupi. Hal ini juga untuk menekan harga komoditi yang mengalami kenaikan, seperti cabai.
Dia menjelaskan, harga cabai naik di pulau Jawa dikarenakan dampak musim kemarau yang panjang, kemudian dilanjutkan dengan musim hujan. Sehingga hal itu mempengaruhi proses penanaman.
"Kalau cabai agak naik sekarang itu karena kemarau yang panjang kemarin, dan banjir. Sehingga Jawa terjadi delay penanaman, karena itu hasilnya juga akan dimulai sampai Februari akhir," ujar Syahrul saat melakukan kunjungan ke Pasar Senen, Jakarta, Senin (3/2).
Untuk itu, pihaknya bersama Kementerian Perdagangan akan melakukan strategi saling pasok. Di mana wilayah yang mengalami panen bahan pokok akan mengirimkan komoditi ke wilayah yang gagal panen.
"Kalau tidak nanti cabai yang ada di Jawa Barat pasar nya juga akan bersoal, Jawa timur panen, karena itu kita ambil pasoknya yang jauh itu dari Sulawesi, ada juga dari Kalimantan Selatan, dan itu yang kita intervensi hari ini," imbuhnya.
Distribusi Lewat Udara
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSelain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan agar distribusi bahan pokok bisa melalui udara. "Soalnya ada di hilir bagaimana transportasi laut kita tingkatkan menjadi transportasi udara, dan kami sudah sepakat untuk membicarakan dengan Kementerian Perhubungan, dan lain-lain yang bisa untuk bisa memfasilitasi," ujarnya.
Sementara itu, pemerintah akan melakukan impor apabila produksi bahan pokok sudah tidak bisa lagi memasok. "Sudah produksi tapi tidak cukup, oleh karena itu impor dilakukan setelah panen nasional dilakukan, memang ada gejolak sedikit karena kekhawatiran pedagang dan lain-lain," tandasnya.
Reporter: Tira Santia
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya