Tekan kemacetan, Pemprov DKI dorong pengembang bangun hunian dekat stasiun kereta
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta pengembang membangun hunian di dekat stasiun. Ini sebagai cara untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di wilayah Jakarta.
Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, Oswar M Mungkasa, mengatakan Pemerintah DKI Jakarta berupaya mengurangi tingkat perjalanan masyarakat. Salah satunya membangun pemukiman dekat stasiun. Dia pun menyambut baik jika ada pengembang membangun hunian di dekat stasiun.
"Kami ingin mengurangi perjalanan, ada pengembang yang bangun didekat stasiun kami menyambut baik," kata Oswar, saat menghadiri Mandiri Property Expo, di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (5/5).
Oswar mengungkapkan hunian yang dibangun dekat stasiun akan mengurangi pengunaan kendaraan pribadi. Sebab, masyarakat bisa berjalan kaki untuk mengakses moda transportasi kereta. Saat ini, menurutnya, ada 13 juta motor dan 4 juta mobil yang hilir mudik di Jakarta.
Oswar melanjutkan, di sekitar hunian juga dilengkapi dengan fasilitas seperti sekolah, pusat berbelanjaan dan perkantoran. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu menempuh jarak jauh untuk melakukan aktifitasnya, sehingga kepadatan di jalan bisa berkurang.
Menurut Oswar, Pemerintah DKI Jakarta akan membangun kawasan berorientasi transit atau transit oriented development (TOD) dalam satu komplek dengan area transportasi umum. TOD merupakan area perkotaan yang dirancang untuk memadukan fungsi transit dengan manusia, kegiatan, bangunan, dan ruang publik yang bertujuan untuk mengoptimalkan akses terhadap transportasi publik sehingga dapat menunjang daya angkut penumpang.
"Kalau memangkas perjalanan kita buat TOD diseputar stasiun. Kami berharap juga teman pengembang sebanyak mungkin disekitar stasiun itu mengurangi perjalanan," tandasnya.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya