Tekan Inflasi, Pemda Diminta Optimalkan Subsidi Angkutan Pangan

Rabu, 10 Agustus 2022 15:40 Reporter : Yunita Amalia
Tekan Inflasi, Pemda Diminta Optimalkan Subsidi Angkutan Pangan Aktivitas Kapal Feri. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan mendorong agar pemerintah daerah mengoptimalkan subsidi untuk angkutan pangan. Sebab menurutnya, inflasi paling besar saat ini ada di sektor transportasi dan logistik.

Menurutnya, komponen terbesar yang mempengaruhi tingginya harga pangan adalah biaya logistik atau biaya angkut. Maka, subsidi biaya angkut dipandang bisa jadi solusi meredam inflasi.

"Diminta kepala daerah untuk memperhatikan, karena yang paling mahal itu sekarang angkutan. Makanya pemerintah daerah bisa mensubsidi angkutan," kata Zulkifli Hasan, di kantor Kementerian Perdagangan, Rabu (10/8).

Anggaran yang dipakai untuk subsidi angkutan pangan dapat menggunakan APBD daerah masing-masing. Namun untuk skemanya, dia menyerahkan hal teknis tersebut ke masing-masing pemerintah daerah. "Kan ada APBD," pungkasnya.

Pekan lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi Juli 2022 mencapai 0,64 persen, naik dibanding inflasi Juni sebesar 0,61 persen. Hasil itu didapat dari hasil pemantauan indeks harga konsumen (IHK) di 90 kota, yang seluruhnya mengalami inflasi.

Kepala BPS Margo Yuwono menjelaskan, secara tahun kalender (Januari-Juli 2022) angka inflasi mencapai 3,85 persen. Sementara secara tahunan atau year on year (YoY) inflasi menyentuh 4,94 persen.

"Ini merupakan inflasi tertinggi sejak Oktober 2015, di mana pada saat itu terjadi inflasi sebesar 6,25 persen secara year on year," kata Margo dalam sesi konferensi pers yang digelar secara hybrid, Senin (1/8).

2 dari 2 halaman

Inflasi Tertinggi

Inflasi tertinggi pada Juli 2022 terjadi di Kendari, sebesar 2,27 persen. Sementara terendah di Pematang Siantar dan Tanjung sebesar 0,04 persen.

Catatan ini terus naik dibanding bulan-bulan sebelumnya. Adapun per Juni 2022 terjadi inflasi sebesar 0,61 persen. Dari 90 kota IHK, 85 kota mengalami inflasi dan 5 kota mengalami deflasi.

Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Juni) 2022 sebesar 3,19 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2022 terhadap Juni 2021) sebesar 4,35 persen. [idr]

Baca juga:
BI Sebut Perekonomian Dunia Tengah Menuju Stagflasi, ini Buktinya
Fokus Tekan Inflasi Pangan, Bos BI: Berdampak Langsung ke Kesejahteraan
BI: Pertumbuhan Kuartal II Sangat Tinggi Tapi Ekonomi Belum Pulih Benar
Sidak Harga Cabai Tinggi di Purwokerto, Ganjar Gerak Cepat Lakukan Evaluasi
Perhatikan Hal Ini Sebelum Masuk Masa Pensiun di Tengah Lonjakan Inflasi
Pemerintah Dinilai Tepat Beri Subsidi Pertalite dkk

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini